Baubau

2017, Kasus Tindak Pidana di Wilayah Hukum Polres Baubau Menurun

BUTONPOS.COM, BAUBAU – Berdasarkan data yang diakumulasi sejak Januari hingga penghujung Desember tahun 2017, angka kasus tindak pidana di wilayah hukum Polres Baubau mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun 2016 lalu.

Hal ini terungkap melalui press release Polres Baubau di Pos Pam Pantai Kamali yang dipimpin langsung Kapolres Baubau, AKBP Daniel Widya Mucharam SIK MPA, didampingi Waka Polres Baubau, Kompol Febri Isman Jaya, Kasdam Mewakili Dandim Kodim 1314/ Buton, Kasat Lantas, AKP Lesmana Pramuditya, Kasat Pol Air Polres Baubau, AKP Gani Sirait, Minggu (31/12/2017).

“Untuk tindak pidana pada tahun 2016 terjadi 818 pidana dan Alhamdulillah pada tahun 2017 tindak pidana turun menjadi 658. Tentunya ini disebabkan oleh kesadaran masyarakat dan upaya-upaya yang dilakukan oleh pihak keamanan di dalam menekan atau menghimbau masyarakat,” kata Kapolres Baubau, AKBP Daniel Widya Mucharam SIK MPA.

Kapolres Baubau menjelaskan dari sepuluh kasus yang ditangani, tindak pidana penganiayaan menjadi rating tertinggi di tahun 2017. Salah satu penyebabnya adalah miras.

Kemudian disusul tindak pidana pencurian. Untuk yang satu ini lebih dominan terjadi di perumahan.

“Tahun 2016 pencurian itu jumlahnya 116. Ditahun 2017 turun walaupun tidak menjadi signifikan menjadi 106,” ujar AKBP Daniel.

Agar trend positif penurunan angkat tindak pidana ini masih tetap berlangsung di tahun 2018 nanti, maka pihaknya akan semakin meningkatkan lagi pengamanan di masyarakat.

“Di 2018, Polres Baubau akan melakukam peningkatan pengamanan dalam menanggulangi tindak pidana tersebut,” terang AKBP Daniel.

Sementara gangguan kamtibmas berkaitan dengan lakalantas, berdasarkan data mengalami kenaikan. Dimana pada tahun 2016 berjumlah 88 kasus, namun di tahun 2017 naik menjadi 118 kasus.

Dari 118 kecelakaan itu, tercatat ada 31 orang meninggal dunia.

“Tadinya 18 orang menjadi 31 orang meninggal dunia di Tahun 2017. Tentunya ini akan menjadi perhatian kita di tahun 2018,” terang AKBP Daniel. (po3) 

 

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker