Butur

2018, Kantor SKB Butur Punya Dana Operasional

BUTONPOS.COM, BURANGA – Keluh dan kesah, itulah yang dialami para pegawai Kantor Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Buton Utara (Butur). Selain tak memiliki anggaran operasinal, kantor yang berubah status menjadi Santuan Pendidikan Non Formal ini juga hanya terdapat empat orang Pegawai Negeri Sipil.

Kepala SKB Butur, Asimaana mengatakan, kantor SKB bukan dilebur, melainkan beralih status menjadi Satuan Pendidikan Non Formal. Tahun ini, pihaknya tidak mendapat dana operasional dari Pemkab Butur.

“Tahun depan kami minta supaya ada dana operasional. Termasuk tambahan pegawai Pak, karena hanya empat orang PNS di sini,” pintanya kepada Bupati Butur, Abu Hasan ketika acara serah terima gedung Satuan Pendidikan Non Formal Kemendikbud ke Pemda Butur, Kamis (21/12).

Terkait persoalan ini, Bupati Butur, Abu Hasan mengatakan, Pemda akan memberikan biaya operasional sebesar Rp 200 juta. Hal ini sesuai kapasitas personil yang ada dan kebutuhan untuk tahun 2018.

“Tahun depan Rp 200 juta. Kalau kurang, nanti kami tambahkan diperubahan,” kata Abu Hasan.

Mengenai usul tambahan personil, sambung dia, bisa langsung diangkat oleh pusat dan seluruh biaya honor dibiayai pusat. Tetapi tenaga honorernya adalah putra-putri Butur, bukan dari luar.

Rencana berapa orang? Abu Hasan menjelaskan, jumlahnya belum diketahui. Namun pihaknya sudah mendapat sinyal dari Kemendikbud, bahwa akan ada pengangkatan pegawai kontrak.

“Tadi Pak Hasan Bisri (Kasubdit Kelembagaan dan Kemitraan Kemendikbud RI, red) membisik saya akan mengangkat pegawai kontrak untuk mengisi kekurangan pegawai,” tandasnya. (ary)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker