Busel

2018, PNS Busel Diberi Uang Makan

BUTONPOS.COM, BATAUGA – Setelah menerapkan enam hari kerja pertengahan tahun 2017 ini, Pemerintah Kabupaten Buton Selatan (Pemkab Busel) kembali mengembalikan penerapan lima kerja yang akan dilaksanakan tahun 2018 mendatang.

Bupati Busel, Agus Feisal Hidayat mengatakan, pihaknya akan mengembalikan lima hari kerja pada 2018 mendatang. Ini terkait dengan persiapan tunjang uang lauk pauk Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Busel. Pasalnya sebelumnya belum dianggarkan.

Untuk merealisasikan itu, Pemkab Busel mengganggarkan tunjangan PNS dengan pemberian uang lauk pauk. Karena itu, seiring dengan kebijakan tersebut, Agus Feisal mengharapkan ASN melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya sebagai abdi negara. Dan juga harus berbading lurus dengan penerapan disiplin.

“Kita akan kembalikan ke lima hari kerja. Tapi ketika sudah disiapkan menerima haknya, lauk pauk. Karena dengan memperkerjakan ASN hingga sore hari itu saya harus membiayai, makan minumnya. Nah setelah itu berjalan penekanan disiplin ini akan dilakukan,” terangnya kepada awak, media belum lama ini.

Dikatakan, ASN sebagai abdi negara dan digaji negara melalui hasil pajak masyarakat. Karena itu mestinya sadar diri. Ia menekankan disiplin, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat terlaksana secara prima.

Sementara itu, dalam rancangan APBD Busel tahun 2018, diporsikan belanja tidak langsung sebesar Rp 277.008.290.737. Belanja tidak langsung terdiri dari belanja gaji dan tunjangan pegawai, uang makan pegawai negeri sipil, belanja subsidi, belanja hibah, belanja bantuan sosial, belanja bantuan keuangan kepada desa, belanja tak terduga, belanja bantuan keuangan kepada Parpol, insentif pengelola pajak dan retribusi beban kerja pegawai belanja barang dan jasa.

Perbedaan dalam APBD tahun tahun sebelumnya bahwa pada APBD tahun 2018 telah menganggarkan uang makan bagi pegawai negari sipil. Penganggaran tersebut akibat akan dilaksanakannya pembelakuan lima hari kerja.

Perolehan tambahan penghasilan uang makan tersebut diharapkan dapat lebih meningkatkan kualitas kinerja pegawai ditahun mendatang khsusunya dalam menghadapi penyelenggaraan transaksi non tunai sebagai sumber pembayaran sertiap transaksi dalam pengelolaan keuangan Busel. (aga)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker