Muna

24 Mei ASN Mubar Terima THR dan TPP

PUBLIKSATU.COM, MUNA BARAT – Para aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna Barat (Mubar) sudah bisa bernafas lega dalam menghadapi suasana lebaran. Memenuhi kebutuhan lebaran nanti sudah tidak perlu ragu. Tunjangan Hari Raya (THR) akan dibayarkan sebelum akhir Mei ini.

“THR bagi para ASN lingkup Pemkab Mubar akan dibayarkan mulai 24 Mei ini. Saya sudah ingatkan kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk menindaklanjuti perintah pemberian THR terhadap para ASN,” ungkap Wakil Bupati Mubar, Achmad Lamani, saat memimpin apel pagi Senin lalu (20/5).

Katanya, THR wajib diterima oleh setiap pegawai dan itu berlaku setiap tahun. Pihaknya juga sudah menganggarkan dana melalui APBD untuk tambahan penghasilan bagi para ASN itu. “Dana harus kita siapkan untuk pembayaran THR. Pemkab wajib memberikan hak-hak terhadap seluruh ASN termasuk pemberian THR,” imbuhnya.

Nampaknya, kantong-kantong celana para ASN akan tebal. Pasalnya bukan hanya THR yang akan diterima. Tambahan penghasilan pegawai (TPP) juga sudah akan dibayarkan mulai 24 Mei ini, bersamaan dengan THR.

“Pembayaran THR bersamaan dengan TPP. Kita juga sudah siapkan untuk pembayaran penghasilan di luar gaji ini. Kemungkinan TPP yang akan diterima oleh para ASN akan terhitung selama 4 bulan yakni mulai Januari lalu,” ujarnya.

Achmad Lamani berharap, pemberian perhatian oleh Pemkab Mubar terhadap para ASN tersebut harus berbanding sama dengan sikap para pegawai terhadap kualitas kerja. Ia meminta agar para ASN dapat lebih meningkatkan lagi kedisiplinan, tugas serta tanggung jawab sebagai abdi negara.

“Pemerintah telah memberikan perhatiannya kepada PNS. Jadi para pegawai juga harus merasa agar lebih bekerja dengan maksimal. Mereka harus mampu berinovasi dan berkreasi,” terangnya.

Dalam pembayaran TPP, ada konsekuensi yang harus diterima bagi para pegawai yakni pemotongan. Tetapi pemotongan TPP itu didasari dengan sikap pegawai yang suka malas. Hal itu dibuktikan dengan daftar hadir yang diambil oleh petugas tindak internal (PTI) setiap hari untuk pagi dan sore.

“Sudah ada peraturan bupatinya (Perbup) mengenai pembayaran TPP yakni Perbup nomor 17 tahun 2018 tentang pemberian tambahan penghasilan kepada PNS lingkup Pemkab Mubar. Didalamnya termasuk memuat masalah pemotongan tunjangan atas dasar beban kerja berdasarkan komponen disiplin,” tambah, Kabag Ortala Setkab Mubar, Rasidin. (p5)

Adapun tambahan penghasilan PNS Kabupaten Mubar yakni:

Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama
1. Sekretaris Daerah (Sekda) setingkat eselon II/a sebesar Rp 1,2 juta perbulan.
2. Pimpinan OPD/Staf Ahli/Asisten Setda setingkat II/b sebesar Rp 1,2 juta perbulan.

Jabatan Administrator
1. Camat/Sekretaris OPD/Kabag/Irban/Direktur RSUD setingkat eselon III/a sebesar Rp 900 ribu perbulan.
2. Kabid OPD/Sekcam setingkat eselon III/b sebesar Rp 900 ribu perbulan.

Jabatan Pengawas
1. Kepala Seksi OPD/Kasubag OPD/Kepala Seksi Kecamatan setingkat eselon IV/a sebesar Rp 600 ribu perbulan.
2. Kepala Sub Bag Kecamatan/Ka Seksi Kelurahan setingkat eselon IV/b sebesar Rp 600 ribu perbulan.

Pejabat Fungsional Umum
1. Golongan IV sebesar Rp 500 ribu perbulan
2. Golongan III sebesar Rp 500 ribu perbulan
3. Golongan I dan II sebesar Rp 500 ribu perbulan

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker