Baubau

60 Prajurit Disiagakan Evakuasi Helikopter MI-17, Ibu Risno Anggota TNI 725/Wrg Harap Anaknya Ditemukan

PUBLIKSATU.COM, BAUBAU – Helikopter MI-17 dilaporkan hilang dalam penerbangan Oksibil-Sentani sejak 28 Juni 2019. Namun, baru kali ini ditemukan keberadaannya Pegunungan Mandala, Distrik Oksob, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Pangdam Komando Daerah Militer (Kodam) XIV/Hasanuddin Makassar, Mayor Jenderal TNI Andi Sumangerukka mengatakan, evakusi pesawat dan penumpang terkendala karena cuaca.

“Cuacanya di situ itu, kelihatanya siang, tapi, tiba-tiba 10 menit kemudian sudah gelap. Kita juga tidak inginkan jangan sampai tim evakuasi terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkapnya saat menemui keluarga Prajurit Satu Risno, selaku anggota TNI-AD 725/Woroagi yang ikut dalam helikopter MI-17, Rabu (12/02/2020).

Pangdam Sumangerukka meminta pihak keluarga Prajurit Satu Risno tetap tegar. Menyerahkan hal ini kepada Tuhan, dan bisa menerima segala kenyataan.

Sementara itu Ibu Prajurit Satu Risno, Wa Undali saat ditemui Pangdam, menyampaikan harapannya. Ibu dengan lima orang anak itu ingin anak ketiganya tersebut segera ditemukan keberadaanya.

“Harapan saya, mudah-mudahan ditemukan dalam keadaan selamat. Aamiin,” tutur Wa Undali.

Untuk diketahui seperti dilansir Jawapos.com, saat ini 60 personel TNI-AD disiagakan untuk operasi evakuasi korban helikopter MI 17 yang jatuh di sekitar Pegunungan Mandala, Distrik Oksob, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Waka Pendam XVII Cenderawasih Letkol Inf Dax Sianturi mengatakan, personel TNI yang disiagakan itu saat ini sudah berada di Oksibil dengan didukung tiga helikopter milik TNI-AD.

Namun, hingga saat ini belum dapat dipastikan kapan evakuasi dilaksanakan mengingat lokasinya yang berada di tebing dengan kemiringan hampir 90 derajat.

“Hari ini, Selasa (11/2) tim masih meninjau dari udara untuk melihat lokasi untuk mendroping personel yang akan melakukan evakuasi,” kata Dax seraya berharap cuaca cukup bersahabat mengingat lokasinya berada di ketinggian sekitar 11.000 feet.

Helikopter buatan Mil Helikopter, Rusia itu diketahui tergabung pada Pusat Penerbangan TNI AD dan menerbangkan 12 penumpang termasuk lima anggota Batalion Infanteri 725/WRG.

Personel pengawak Mil Mi-17 itu adalah Kapten CPN Bambang sebagai flight engineer, Kapten CPN Aris sebagai pilot, Sersan Kepala Suriatna (T/I), Letnan Satu CPN Ahwar (kopilot), Prajurit Satu Asharul (mekanik), Prajurit Kepala Dwi Pur (mekanik), dan Sersan Dua Dita Ilham (bintara avionika).

Kemudian anggota Batalion Infanteri 725/WRG yang turut dalam penerbangan itu adalah Sersan Dua Ikrar Setya Nainggolan (komandan regu), dengan anggota Prajurit Satu Yaniarius Loe (tamtama bantuan senapan otomatis), Prajurit Satu Risno (tamtama penembak senapan 1/GLM), Prajurit Dua Sujono Kaimudin (tamtama penembak senapan 2), dan Prajurit Dua Tegar Hadi Sentana (tamtama penembak senapan 4). (Po1)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker