Buteng

Ali Mazi Bantu Korban Konflik Sosial, 60 Rumah Terbakar Siap Dibangun Kembali

PUBLIKSATU.COM, BUTON TENGH – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) H Ali Mazi menyerahkan bantuan sembilan bahan pokok (Sembako) kepada warga dan alat tulis bagi pelajar yang menjadi korban konflik sosial di Desa Wadiabero, Kecamatan Gu, saat melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Kabupaten Buton Tengah, Rabu (12/02).

Ali Mazi juga memerintahkan Kadis Perumahan Rakyat Sultra untuk membangun kembali rumah para korban yang terbakar. Sebanyak 60 rumah siap dibangunkan kembali pada Maret nanti dan ditargetkan rampung dalam waktu empat bulan. Anggaran yang disiapkan untuk membangun 60 unit rumah tersebut sebanyak Rp 3,4 miliar.

“Rumah para korban yang terbakar akan kita bangunkan kembali sebanyak 60 unit. Tapi, jangan berpikir untuk mendapatkan bantuan perumahan harus konflik dan bakar rumah. Cukup pertama dan terakhir di Kabupaten Buteng ini terjadi konflik sosial seperti Desa Wadiabero ini dengan Desa Tolandona Matanaeo beberapa waktu lalu,” ungkap Ali Mazi saat bertatap muka dengan masyarakat dua desa yang terlibat konflik.

Menurutnya, saat ini Kabupaten Buteng dibawa kepemimpinan Samahuddin-La Ntau (SamaTau) lagi gencar-gencarnya membangun. Jangan konsentrasi mereka dirusak dengan konflik dan keributan, sebab itu akan menciptakan ketidaknyamanan. Akibatnya pertumbuhan ekonomi daerah akan mengalami kemunduran karena orang luar yang mau berinvestasi takut masuk di Buteng.

“Kabupaten Buteng ini dari dulu dikenal sebagai daerah agamis yang penuh dengan kesantunan, banyak melahirkan ulama dan kyai. Mestinya kalau ada persoalan, didudukan bersama mulai dari tingkat RT/RW, desa dan kelurahan, kecamatan, hingga tingkat kabupaten. Bukan bakar membakar yang mengedepankan emosi, tetapi dengan kepala dingin dan kesabaran agar semua bisa hidup dengan tenang dan nyaman,” nasehat Ali Mazi.

“Budaya leluhur dengan falsafah Poma-maasiaka harus dijunjung bersama, bukan porambi-rambitaka. Kalau mau uji kejagoan dan ketangkasan kita, jangan di kampung sendiri. Kalau kita jago, pergi di Timur Tengah sana. Sekarang, saatnya kita bersatu dan bahu membahu membangun daerah,” ajak gubernur putera Buton ini.(uzi)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker