Sultra

Asrun dan ADP Dieksekusi di Lapas Kendari, Fatmawati Faqih Belum Pasti

PUBLIKSATU.COM, JAKARTA – Lapas Kelas 1 Kendari menjadi lokasi eksekusi mantan Wali Kota Kendari non aktif, Adriatma Dwi Putra (ADP) dan sang ayah yang juga merupakan mantan Wali Kota dua Periode, Asrun. Rencananya, jika tak ada aral melintang, keduanya akan diterbangkan besok, Rabu (7/11) dari rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta.

Berbeda dengan ADP dan Asrun, mantan Kepala BPKAD Kota Kendari, Fatmawati Faqih justru belum diketahui. Apakah akan dieksekusi di Lapas Kendari atau di Lapas Wanita Sukamiskin, Bandung.

Selama di Lapas Kelas 1 Kendari, ADP dan Asrun akan menjalani hukuman penjara selama 5 tahun 6 bulan. Hukuman ini sesuai dengan keputusan hakim saat, Rabu (31/10) yang oleh pengadilan Tindak Pidana Tipikor memvonis anak dan bapak itu bersalah menerima suap dari pengusaha Hasmun Hamzah selaku pemilik perusahaan PT Sarana Bangun Nusantara (SBN) sebesar Rp.6,8 miliar. Keduanya divonis 5 tahun 6 bulan penjara, ditambah denda Rp250 juta subsider 3 bulan kurungan. Selain itu, keduanya juga dicabut hak politik untuk dipilih sebagai pejabat publik selama 2 tahun yang dijalani setelah keduanya bebas dari masa hukuman.

Vonis ini lebih ringan dari tuntutan jaksa 8 tahun penjara, denda 500 juta dan pencabutan hak politik selama 3 tahun.

Sementara, Fatmawati Faqih oleh majelis hakim divonis 4 tahun 8 bulan serta denda Rp.250 juta subsider 3 bulan penjara.

Sekedar diketahui, dieksekusinya ADP dan Asrun di Lapas Kendari atas permintaan dalam persidangan yang beragendakan pembacaan pledoi saat itu. Dengan dieksekusinya ADP dan Asrun juga karena keduanya tidak banding atas putusan hakim.

“Iya besok (dieksekusi). Infonya bapak dan anak (Asrun dan ADP). Kalau Fatmawati belum ada info,” kata sumber internal KPK kepada Fajar Indonesia Network (FIN), Selasa (6/11).

(HRM/FIN)

Topik
Lagi

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker