Baubau

Audit TPI Wameo Dijanjikan Januari, Kejari Segera Tetapkan Pihak Bertanggung Jawab

UBLIKSATU.COM, BAUBAU – Kejaksaan Negeri (Kejari) Baubau memastikan penyidikan kasus dugaan korupsi retribusi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Wameo tahun 2017. Saat ini, Koorps Adhiyaksa itu masih menunggu hasil audit kerugian negara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulawesi Tenggara (Sultra).

Sebagaimana diketahui, tim BPKP Sultra baru saja melakukan audit langsung TPI Wameo pada akhir November lalu. Kendati, nilai kerugian negara sudah diungkap secara lisan, namun Kejari masih hasil finalisasi dalam bentuk dokumen.

“Kemarin saya sudah dari Kendari untuk tanyakan hasilnya di BPKP. Hanya dijanji nanti Januari akan diserahkan,” ungkap Kasi Pidsus Kejari Baubau, La Ode Rubiani melalui pesan WhatsApp, Jum’at (27/12).

Dokumen hasil audit itu, kata dia, akan menjadi pihaknya untuk menetapkan pihak yang bertanggung jawab atas kerugian keuangan di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Baubau itu.

“Setelah kami pegang hasil audit, maka kita simpulkan pihak yang bertanggung jawab. Mudah-mudahan setelah kesimpulan juga ada fakta-fakta baru,” tandas mantan Kasi Intel Kejari Gorontalo Utara ini.

Sebelumnya, ia mengakui, berdasarkan keterangan saksi-saksi yang sudah dimintai keterangan menunjukkan dugaan penyelewengan dana itu masih mengarah ke internal pengelola TPI Wameo. Namun, tidak menutup kemungkinan akan terkuak keterlibatan pihak-pihak dari luar TPI Wameo.

“Karena sampai hari ini yang diduga kuat dekat dengan itu (tersangka) belum ngomong, masih menutupi. Yang jelas TPI Wameo ini adalah UPTD yang ada kaitannya dengan DKP Kota Baubau,” pungkas Rubiani beberapa waktu lalu. (exa)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker