Muna

Balai Desa Disegel, Warga Minta Nama Desa Lahontohe Dikembalikan

PUBLIKSATU.COM, MUNA – Perubahan nama-nama desa di Kabupaten Muna menuai protes dari warga. Salah satunya Desa Lahontohe, Kecamatan Tongkuno yang nama desanya diganti menjadi Lamorende. Warga tidak terima dengan pergantian itu. Sebagai bentuk protes, warga menyegel balai desa.

Warga menyegel balai desa dikarenakan pergantian nama desa dari Lahontohe menjadi Lamorende bukan lahir dari usulan mereka. Tetapi inisiasi Pemkab Muna yang dituangkan pada Perda nomor 12 tahun 2014. Warga inginkan nama Lahontohe dikembalikan, karena memiliki nilai-nilai historis.

Agar proses adminstrasi di desa tetap berjalan, Polres Muna memediasi warga bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan Komisi I DPRD Muna. Hasilnya, warga sepakat membuka segel dengan catatan, dalam dekat nama desa dikembalikan.

Awal Jaya Bolombo, Ketua Komisi I menerangkan, pengembaliam nama desa telah dibahas. Bahkan, saat ini tinggal menunggu jadwal rapat paripurna. “Sudah disepakati nama-nama desa yang diganti akan dikembalikan ke nama semula, tinggal diparipurnakan saja,” kata pria yang kerap disapa AJB itu.

Usai paripurna perubahan nama desa dan Perda nantinya, akan langsung diantar ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk diproses pengembalian nama-nama desanya. “Untuk desa-desa di Kecamatan Tongkuno dan Tongkuno Selatan semuanya dikembalikan ke nama semula,” tukas politisi Demokrat itu. (cr1)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker