Buteng

Bangun Buteng, Samahuddin Mulai dari Desa

BUTONPOS.COM, LABUNGKARI – Dalam pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang memuat visi misinya, Bupati Buton Tengah (Buteng) H Samahuddin akan memulainya dari desa. Prioritas pertama, pengaspalan jalan yang akan memperlancar konektivitas antara desa, kecamatan, dan kabupaten.

“Dalam RPJMD kita, tahun pertama saya membangun adalah memprioritaskan pengaspalan jalan, karena itu merupakan infrastruktur dasar dalam menumbuhkan dan memperlancar perputaran ekonomi di masyarakat,”
tuturnya kepada sejumlah media usai Musrembang RPJMD di Gedung Azzahra Lakudo, beberapa waktu lalu.

Samahuddin menargetkan, pengaspalan jalan ini akan dituntaskannya sampai ke desa-desa hingga akhir 2018. Sejalan dengan itu, dia akan mengisi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di desa-desa yang ada di Kabupaten Buteng.

“Kalau dulu kebijakan pembangunan itu dari atas ke bawah (top down), saya dari bawah ke atas (botton up). Sekarang pembangunan kita mulai dari desa, seperti prioritas pengaspalan sekarang masih terus berjalan dan sudah masuk di sebagian desa,” bebernya.

Sebelumnya, saat membuka Musrembang RPJMD dirinya mengakui Kabupaten Buteng masih sangat tergantung dari dana pusat dalam kegiatan pembangunan, karena realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masih minim, sehingga perencanaan pembangunan kedepan mau tidak mau harus didasarkan skala prioritas.

“Dari segi infrastruktur, kita masih mengalami kendala baik dari segi kuantitas maupun kulaitas. Masih banyak ruas jalan yang rusak, sehingga menghambat aksebilitas antar wilayah terutama pada kawasan strategis yang memiliki potensi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” tuturnya.

Bupati pertama pilihan rakyat Buteng ini menyebutkan, visi pembangunan Kabupaten Buteng 2017-2022 adalah mewujudkan pembangunan berbasis pengembangan potensi wilayah menuju Kabupaten Buteng yang BERKAH, yakni bersih, sejahtera, produktif, agamis, dan harmonis.

Misi tersebut mencakup pengembangan potensi sumber daya perikanan kelautan, potensi pariwisata, dan potensi pertanian sebagai leading sektor pemicu pengembangan sektor-sektor lainnya. Membangun ekonomi kreatif melalui pemanfaatan potensi sumber daya lokal sebagai wujud peningkatan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Membangun dan meningkatkan infrastruktur wilayah sesuai arahan kebijakan perencanaan spasial, membangun sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas, membangun pemerintahan yang bersih dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Mewujudkan masyarakat yang sadar hukum serta penguatan nilai-nilai kearifan lokal guna mencapai kehifupan yang harmonis, dan memelihara daya dukung sumber daya alam sebagai wujud pembangunan berkelanjutan.(uzi)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker