Baubau

Beda Kiblat Pilwali Baubau, Insentif Kader Posyandu Dihambat

PUBLIKSATU.COM, BAUBAU – Beberapa Kader Posyandu asal Kecamatan Batupoaro, Kota Baubau mengeluh karena belum mendapatkan insentif selama tiga bulan sebesar Rp 300 ribu. Mereka dari Kader Posyandu Matahari dan Cempaka, Kelurahan Lanto yakni, Masrina, Murnia dan dan Musfiani.

Tiga orang ini mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari Camat Batupoaro, Samsudin. Pasalnya, ketika mereka hendak mengambil insentifnya, terlebih dulu ditanya terkait pilihannya saat Pilwali Kota Baubau 2018 beberapa waktu lalu.

Masrina mengungkapkan, pertanyaan tersebut dijawab yang pilihannya mengarah kepada salah satu Paslon Pilwali. Mirisnya, usai menjawab, Camat Batupoaro itu langsung menyampaikan bahwa mereka sudah tidak terdaftar lagi pada Periode Juli-September 2018.

“Camat Batupoaro dia tanya kamorang berkiblat di mana,” ucap Masrina menirukan pertanyaan Camat Batopoaro.

Masrina menegaskan, jika memang sudah tidak terdaftar, harusnya ada surat pemberhentian. “Kemudian dia bilang, kamorang dari bulan Juli sudah tidak terima. Kalau kita sudah tidak terdaftar lagi, harusnya ada surat pemberhentian,” keluh Masrina kepada wartawan saat hendak mengambil insentifnya di Kantor Camat Batupoaro, Jumat (28/9/18).

“Per triwulan kita terima Rp 300 ribu untuk kader Posyandu,” akunya lagi.

Sementara itu, tiga orang lainnya dari Posyandu Flamboyan mendapatkan perlakuan serupa. Namun mereka tidak ditanya pilihan politiknya pada Pilkada serentak yang lalu.

“Tiga orang yang namanya dititik, katanya mundur dulu,” kata salah satu Kader Posyandu Flamboyan yang tidak mau disebutkan namanya.

Ditempat yang sama, Camat Batupoaro, Samsudin, membantah tudingan tersebut.

“Tidak ada pertanyaan begitu. Yang jelas saya hanya tanya kalian kemarin di mana. Saya tidak pernah tunda-tunda mereka. Itu keliru, sebenarnya pembagian honornya sejak tadi malam perdana kita bagi di kantor Lurah Lanto, tapi mereka tidak hadir di tempat. Kalau kiblat kita kan sama-sama di Ka’bah,” tegas Samsudin.

Lebih lanjut ia menambahkan, penyaluran insentif ini selain Kader Posyandu juga RT dan RW Se-Kecamatan Batupoaro. Kata dia, dana yang disalurkan sekitar Rp 145 juta. Dan penyalurannya sudah sampai 80 persen.

“Alhamdulillah hari ini 80 persen tersalurkan. Yang jelas dana sekitar 145 juta,” tutupnya. (Mo1)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker