Buton

Belanja Daerah Kabupaten Buton 2018 Ditetapkan Rp 805 Miliar

BUTONPOS.COM, PASARWAJO – Untuk menjalankan roda pemerintahan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton diongkosi Rp 805 miliar lebih. Dana ini sudah ditetapkan menjadi  Peraturan Daerah (Perda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2018 di Kantor DPRD Buton, Jumat (29/12).

Dalam dokumen Perda APBD tersebut, pendapatan sebesar Rp 789 miliar dan belanja Rp 805 miliar sekian. Angka ini lebih banyak dibanding APBD reguler 2017 yang hanya sekitar Rp 756 miliar.

“APBD 2018 meningkat, meskipun tidak signifikan tapi dana itu harus didukung dengan kerja keras,” kata Plt Bupati Buton La Bakry, dalam rapat paripurna yang dihadiri pejabat SKPD dan mayoritas anggota Dewan, kemarin.

Dirincikan, peningkatan APBD Buton 2018 akibat bertambahnya Dana Alokasi Khusus (DAK) sekitar Rp 196 miliar atau lebih banyak Rp 40 dari DAK tahun lalu. Kemudian, Dana Alokasi Umum (DAU) tercatat sekitar Rp 424 miliar, Dana Insentif Daerah (DAU) sekitar Rp 36,5 miliar, dan Dana Desa (DD) sekitar Rp 63 miliar. Buton juga mendapat Dana Bagi Hasil (DBH) pajak  sekitar Rp 12,9 miliar.

“Semua dana ini harus bermanfaat di berbagai sektor untuk masyarakat,” ujar La Bakry.

Lebih lanjut, La Bakry mengatakan, APBD Buton akan menjabarkan program nasional dan provinsi sebagai bentuk keselarasan pembangunan dari pusat hingga daerah. Nawa cita Presiden  RI Joko Widodo akan ditindak lanjuti pula dengan penyesuaian kondisi dan kebutuhan masyarakat.

“Program yang kita canangkan pada 2018  umumnya bersinergi dengan kebijakan pemerintah pusat maupun provinsi,” katanya.

Secara khusus, sambungnya, APBD Buton dipergunakan untuk membangun beberapa sektor unggulan diantaranya pariwisata dan infrasruktur. Termasuk penataan Ibukota Pasarwajo juga salah satunya.

Sebelumnya, seluruh fraksi yang menyampaikan pelandangan umum secara garis besar meminta Pemkab agar mengelola APBD dengan optimal dan tepat sasaran. Fraksi Amanat Nasional misalnya, meminta Pemkab memperhatikan peningkatan sarana pendidikan di sekolah-sekolah.
Demikian pula dengan Fraksi Demokrat Nasional Indonesia, berharap agar APBD diarahkan untuk membangun infrastruktur jalan.

“Jalan Wabula, Pasarwajo, Kombeli yang panjangan hampir 25 km agar segera di Aspal karena usulannya sudah masuk sejak 2014 lalu,” kata Sufiani yang menyampaikan pandangan fraksi Demokrat Nasional Indonesia.

Sementara itu, Ketua DPRD Buton, La Ode Rafiun, mengamini niat Pemkab untuk menggunakan APBD sebagai instrumen meningkatkan taraf hidup masyarakat. Katanya, Dewan akan mengawal penggunaan anggaran agar tepat sasaran. (man)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker