Buton

BID Tak Pengaruhi RPJMD Buton

BUTONPOS.COM, PASARWAJO – Untuk mewujudkan desa yang mandiri dan berdaya saing, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi mencanangkan program Bursa Inovasi Desa (BID).

Sajian program ini telah dipamerkan di Gedung Wakaka Pasarwajo, Rabu (27/12).

Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Buton, Ahmad Mulia, mengatakan, program inovasi desa tidak akan mempengaruhi visi dan misi pasangan Samsu Umar Abdul Samiun dan La Bakry (Umar-Bakry) yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2017-2022. Sebab, program tersebut hanya sebagai contoh saja yang tidak mesti harus diikuti.

“Program itu kan hanya model saja, tidak menjadi keharusan untuk diikuti. Tapi hanya menjadi contoh bahwa program tersebut sudah diterapkan di daerah-daerah lain dan mungkin bisa diterapkan di daerah kita,” terang Ahmad Mulia ketika diwawancarai usai kegiatan forum BID.

Dijelaskan, setiap kegiatan di desa harus sinergi dengan RPJMD. Misalnya secara makro, pada sektor pendidikan dan kesehatan harus disinkoronkan agar sejalan dengan program di desa.

“Misalnya kabupaten menginginkan adanya penurunan angka kematian ibu, maka di desa juga harus mendorong program kegiatannya supaya sejalan dengan itu supaya sinergis,” ucapnya mencontohkan.

RPJMD, kata Ahmad Mulia, hanya membahas secara makro. Nanti pada tingkatan SKPD dan desa yang akan membahas masalah teknis untuk menjawab kebutuhan kabupaten.

“Katakan kabupaten menginginkan penurunan angka kematian anak, maka pada tingkatan SKPD dan desa harus ikut berperan,” katanya.

Dia menambahkan, RPJMD periode 2017-2022 sekarang sudah selesai dibuat dan tinggal didorong ke dewan. Setelah itu kemudian dikirim lagi ke provinsi untuk dievaluasi.

“Jadi apa yang akan kita lakukan di 2018 nanti sudah merupakan bagian dari RPJMD yang telah kita buat sekarang,” tandasnya. (man)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker