Busel

BPM Busel Gelar Bursa Inovasi Desa

BUTONPOS.COM, BATAUGA – Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Busel menggelar Bursa Inovasi Desa di aula Lamaindo, Selasa (12/12). Hal ini digelar dalam upaya menggenjot ketertinggalan pembangunan daerah yang baru tiga tahun mekar ini.

Kepala BPM Busel, La Siambo mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan se hari full ini dihadiri beberapa perwakilan dari Kabupaten Buton, Buton Utara dan Muna. Kegiatan ini mengusung tema Program Inovasi Desa, Bursa Inovasi Desa. Datang, Komit, Tiru dan Maju.

“Buton Selatan merupakan daerah ke lima yang menggelar kegiatan ini di Indonesia. Dan untuk Sultra Busel merupakan daerah pertama yang menggelar bursa inovasi desa ini,” katanya.

Tujuan kegiatan ini kata dia, membangun komitmen dan ide atau gagasan dalam pembangunan desa. Menyamakan komitmen dan kreatifitas, inovasi dalam upaya membangun desa. Forum ini juga berfungsi membantu mencerahkan, bertukar pikiran Pemerintah Desa (Pemdes) dalam pelaksanaan RPKD dan penyusunan APBDes. Sehingga diharapkan dalam proses pembangunan di desa itu berorientasi pada kesejahteraan masyarakat desa.

Karena itu Siambo menjelaskan, kedepan program pemberdayaan akan lebih difokuskan dan ditargetkan terealisasi tiap desa.

“Kalau tahun sebelumnya desa banyak membangun jalan dan infrastruktur lain, maka kedepan fisik dikurangi. Lebih banyak kegiatan pemberdayaan kepada masyarakat desa sehingga uang itu berputar menggerakkan roda perekonomian masyarakat di desa dan usaha masyarakat,” terangnya.

Apalagi kata dia, program nasional nawacita Presiden Jokowi dengan misi membangun dari desa. Manfaat yang bisa diambil dari kegiatan ini adalah bagaimana desa berinovasi, kreatif dalam menciptakan program pemberdayaan. Artinya, desa yang belum memiliki program baru, maka bisa studi banding di desa lain yang lebih jauh berkembang maju, sehingga bisa menerapkan di desanya.

Ketua Panitia Bursa Inovasi Desa, La Salimu mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan pertama di Sultra ini mirip pameran. Namun pamerannya produk yang dijual soal ide/gagasan program inovasi membangun desa.

Ia mengharapkan, pasca kegiatan ini ada perkembangan di desa terkait ilmu atau informasi yang didapat dan diterapkan di desanya masing-masing. Ia juga menekankan para Kades untuk berpedoman pada Permendagri No 83.

Hadir dalam kegiatan ini sejumlah Kades, perangkat desa, LPM dan BPD di 60 Desa se Busel. Hadir juga sejumlah kepala OPD dan pendamping desa dan tenaga ahli madya Sultra. (aga)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker