Ekonomi

Bulog Siap Beli Hasil Panen Jagung, Petani tak Perlu Khawatir

BUTONPOS.COM, BATAUGA – Sesuai amanah Peraturan Presiden (Pepres) nomor 68 tahun 2016, Badan Urusan Logistik (Bulog) mendapatkan tugas untuk menerima jagung dengan ketentuan kadar air 14 persen dengan harga Rp 3150 per kilogram.

Kepala Bulog Baubau La Rahidu SSos menjelaskan, sesuai Perpres itu maka Bulog Baubau siap menampung dan membeli hasil panen petani jagung hibrida dari masyarakat petani Busel dengan harga tersebut. Untuk itu pihaknya meminta para petani tak perlu cemas ataupun khawatir hasil panen jagungnya tak terbeli.

“Tidak usah khawatir hasil panennya tidak terbeli sepeti tahun lalu. Dengan lahirnya Pepres itu kita siap membeli,” kata dia kepada rekan wartawan, beberapa waktu lalu.

Ia juga menyarankan Pemkab Busel untuk menyiapkan lahan guna pembangunan gudang Bulog. Sehingga jika nantinya hasil petani Busel tidak lagi kesulitan untuk ditampung.

Senin (25/12), warga Desa Gerak Makmur melalui kelompok gempita melakukan penanaman jagung hubrida.

Dinas Pertanian Busel sudah menyalurkan ke masyarakat petani bibit jagung hibrida dari Kementerian Pertanian (Kementan) dalam program Upaya Khusus padi jagung dan Kedelai (Upsus Pajale) dengan luas lahan 513 hektar. Dengan perkiraan panen 5 ton per hektar atau total 2500 ton per musim.

Kadis Pertanian Busel, Muh Rais mengaku, jatah lahan yang diminta 1200 hektar, namun kesiapan lahan di 30 desa tersebar di dua kecamatan yakni Kecamatan Batauga dan Sampolawa hanya mampu 513 hektar. Sisanya tak disanggupi. Bibit jagung hibrida juga ini sudah disalurkan kepada 350 kelompok tani dan tiap kelompok mendapatkan 15 kilogram per hektar. (aga)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker