Muna

Bupati Muna Sebut Rumah Adat Simbol Spirit Kebangsaan

BUTONPOS.COM, MUNA – Plt Gubernur Sultra, Saleh Lasata meresmikan rumah adat Muna, kemarin. Peresmian Barughano Wuna itu disaksikan langsung oleh Bupati Muna, LM Rusman Emba dan pengurua Lembaga Adat (LAT).

Kata Bupati rumah adat ini menggambarkan beberapa simbol Kerajaan Wuna. Menurutnya, dengan adanya rumah adat itu, bukan berarti kembali ke masa silam, tetapi keberadaanya sebagai spirit kebangsaan.

“Kita ingin buktikan bahwa Muna masih punya jati diri. Kita membangun peradaban lama menuju peradaban baru,” ungkapnya.

Rumah adat dibangun menggunakan kayu jati dengan jumlah tiang sebanyak 99. Kemudian, pada gapura dipasang kayu jati berukuran besar sebagai tanda bahwa Muna merupakan daerah penghasil kayu jati. Nantinya, dirumah adat itu akan disimpan benda-benda pusaka Kerajaan Wuna.
“Kita juga akan buatkan lokasi penangkaran kuda dan anoa, serta sebagai pusat latihan Ewa Wuna (Silat Muna),” kata Ketua FKPPI Sultra itu.

Sementara itu, Plt Gubernur Sultra, Saleh Lasata mengapresiasi langkah Bupati yang peduli akan identitas daerahnya. Kenapa? Karena dari indentitas ini akan muncul kebanggaan semua tanggungjawab untuk daerahnya. Apakah jadi pemimpin daerah atau sebagai warga dalam mempertahankan identitas kemunaanya.

“Sebagai orang Muna dan mantan bupati saya sangat bersyukur. Mudah-mudahan dari sini (rumah adat) muncul kebanggaan sebagai orang Muna. Ini bukti untuk mempertahankan kejayaan Muna di zaman dahulu. Muna ini besar pengaruhnya dibanding daerah-daerah lain,” katanya. (cr1)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker