Buteng

Buteng Sudah Miliki Peta Sebaran Sekolah dari Kemendikbud

BUTONPOS.COM, LABUNGKARI – Setelah empat hari melakukan verifikasi dan validasi lapangan seluruh sekolah di Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI akhirnya berhasil membuatkan peta sebarannya dan telah dimasukan dalam laman resmi “Sekolah Kita” Kemendikbud.

Dalam melakukan verifikasi dan validasi sekolah tersebut, Kemendikbud membentuk 10 tim yang dibantu 20 staf dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Buteng. Dari seluruh kecamatan yang ada, hanya Kecamatan Talaga Raya tidak diturunkan tim, tetapi mengumpulkan data dari operator sekolah.

“Dengan adanya peta tematik ini, kita bisa melihat titik sebaran sekolah yang ada di Kabupaten Buteng mulai dari SD, SMP, SMA baik negeri maupun swasta. Jarak dan titik koordinast antara setiap sekolah diambil melalui kamera GPS,” ungkap Staf Teknis Pusat Data Statistik Kemendikbud RI, Yas Ahmad Adriansyah usai menyerahkan peta tematik sebaran sekolah di Buteng pada Dinas Dikbud setempat, Kamis (7/12).

Disamping itu, dari verifikasi dan validasi lapangan tersebut dapat diketahui dimana saja sekolah yang aktif dan tidak dalam sebaran peta tematiknya. “Nanti Dinas Dikbud Buteng dapat memberikan peta tematiknya kepada Bappeda. Kita juga akan masukan di situs “Sekolah Kita” yang ada dalam laman resmi Kemendikbud,” terang Yas.

Dengan adanya peta tematik sebaran sekolah ini, kata dia, Dinas Dikbud Buteng tinggal mengembangkan rencana dan programnya dengan mudah terhadap sekolah-sekolah yang ada kedepannya. “Kemedikbud akan selalu mensuport kegiatan dan program Dinas Dikbud Buteng untuk pengembangan sekolah menjadi lebih baik,” tukasnya.

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar Nafi’u SPd MPd, mewakili Kadis Dikbud Buteng Hasan Tali yang menerima peta tematik tersebut, mengucapkan terima kasih dan apresiasinya atas bantuan Kemendikbud telah membuatkan peta sebaran sekolah yang ada di Kabupaten Buteng.

“Dengan adanya peta tematik sebaran sekolah ini, menjadi data awal untuk membantu Dinas Dikbud Buteng dalam merumuskan perencanaan kebijakan terhadap peningkatan sekolah-sekolah yang ada ataupun pengusulan sekolah baru dengan pertimbangan jarak dan kepadatan penduduknya, layak atau tidak dikembangkan,” jelas Nafi’u.

Selama ini, kata dia, banyak masyarakat menginginkan untuk membangun sekolah baru seperti sekolah-sekolah swasta. “Tentu kita harus lakukan verifikasi dulu, namun dengan adanya peta ini sudah membantu kami tanpa harus ke lapangan. Kita bisa tahu jaraknya dengan sekolah terdekat lainnya. Jadi, informasi awal sudah ada,” pungkasnya. (uzi)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker