Muna

Dana Porprov Rp 9,7 M tak Cukup, Dispora dan KONI Muna Minta Tambahan Rp 4 M Lagi

PUBLIKSATU.COM, MUNA – Anggaran sebesar Rp 9,7 M yang disiapkan Pemkab Muna untuk kegiatan Porprov di Kabupaten Kolaka dianggap tidak cukup oleh Dispora dan KONI Muna. Tidak diketahui persis dana sebesar itu digunakan untuk apa. Bicara untuk fasilitas atlet di Kolaka belum memadai. Buktinya, atlet-atlet dari berbagai Cabang Olahraga (Cabor) mengeluhkan fasilitas yang disediakan.

Nah, saat ini Dispora dan KONI Muna kembali mengusulkan dana sebesar Rp 4 M di RAPBD 2019. Usulan itu sudah termuat dalam dokumen KUA/PPAS. “Usulan tambahan dananya ada, hanya belum kami bahas,” kata Awal Hisabu, anggota Komisi III DPRD Muna.

Tambahan dana itu rencananya diperuntukan buat bonus atlet peraih medali. Dengan adanya usulan tambahan dana itu, dewan tidak akan mempersoalkan. Asalkan, peruntukannya benar-benar buat atlet, official dan para pelatih yang saat ini tengah berjuang mengharumkan nama daerah.

“Berapapun jumlahnya kalau untuk atlet, kami akan setujui. Tetapi, jangan sampai kedoknya untuk bonus, namun digunakan tempat lain,” ungkapnya.

Belajar dari pengalaman anggaran Rp 9,7 M yang ada saat ini, dewan tentunya tidak serta merta akan menyahuti usulan tambahan dana itu. Makanya, sebelum pelaksanaan Porprov selesai, usulan anggaran itu akan dibintang.

“Nanti selesai Porprov baru kita bahas. Kita mau tahu berapa jumlah medali yang diperoleh. Disitu bisa dikalkulasi. Jangan sampai dananya disetujui gelondongan, saat pembagian bonus, malah tidak sesuai dengan yang dijanjikan. Kasihan para atlet,” ujarnya.

Terkait permasalahan yang dialami para atlet di Kolaka, dewan sudah mengetahuinya. Bahkan, untuk memastikan para atlet masing-masing cabor, para anggota dewan datang meninjau tempat pemondokan. Ternyata benar, mereka tidur beralaskan tikar tanpa bantal. Begitu juga dengan makanan yang sangat tidak sesuai untuk kebutuhan para atlet.

“Kita sudah sampaikan pada panitia untuk menyelesaikan keluhan-keluahan para atlet. Mereka itu (atlet) kebanggaan daerah. Bagaimana mau target juara umum, kalau mereka tidak diperhatikan,” terangnya.

Dewan juga sudah mengagendakan untuk memanggil Dispora dan KONI terkait penggunaan dana sebesar Rp 9,7 M. Karena dengan kondisi saat ini, kebutuhan untuk Porprov banyak kekurangan. Diantaranya, kebutuhan atlet yang akan digunakan untuk bertanding masih banyak yang belum tersedia. “Cabor atletik, sampai tadi malam (Rabu malam) belum ada sepatunya,” sebutnya. (cr1)

Topik
Lagi

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker