Buteng

Dari Maurintina, Buteng Dikenal Lagi di Ajang Pesona Batik Nusantara

NAMA Kabupaten Buton Tengah (Buteng) akan dikenal lagi dalam trend positif di kancah nasional. Kali ini, daerah baru berjuluk “Negeri Seribu Gua” itu mewangi melalui siswi SMAN 1 Gu, Maurintina S. Salah satu finalis Pesona Batik Nusantara 2019 kategori remaja usia 12-16 tahun.

Erin, sapaan akrab Maurintina S, bersama finalis lainnya akan bersaing dengan perwakilan dari provinsi se Indonesia untuk meraih juara Favorit – Terfavorit. Erin dengan gaun batiknya akan berlenggak-lenggok di atas catwalk pada acara puncak atau Grand Final di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Minggu malam (24/3/2019).

Puteri pertama dari pasangan Safiudin dan Zanina ini, mengikuti Pesona Batik Nusantara setelah lolos audisi di Kabupaten Wakatobi beberapa waktu lalu. Selain Wakatobi, tempat audisi lainnya di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) adala Kota Kendari dan Kabupaten Kolaka (Pomalaa).

“Saya ikut audisi di Wakatobi setelah mendapat informasi dari Kak Baim sebagai perancang busana batik saya. Alhamdulillah, saya lolos dan berhak ikut ke tingkat nasional di Jakarta dan akan tampil besok malam,” ungkap Erin dihubungi via telepon, Sabtu malam (23/3).

Siswi Kelas XI SMAN 1 Gu ini mengaku, tak banyak pengalaman yang dilaluinya untuk bisa menjadi finalis Pesona Batik Nusantara. Ia hanya bermodalkan keberanian setelah mendapat juara favorit pada pemilihan puteri pariwisata Kabupaten Buteng 2018 lalu.

“Prestasi itulah yang mendorong saya untuk ikut audisi Pesona batik Nusantara di Wakatobi tahun ini. Alhamdulillah, semangat untuk terus menjadi lebih baik menggapai cita-cita menjadi seorang model pelan-pelan mulai terwujud. Semoga di ajang Pesona Batik Nusantara ini bisa berprestasi lagi dan mendapat juara,” harapnya.

Keinginan Erin menjadi seorang model, diakui sendiri ibunya Zanina (37). Ia menuturkan, sejak kecil Erin sudah pandai bergaya di depan kamera. Sehingga ketika ada pemtas seni di sekolahnya atau pun tingkat kecamatan selalu diikutkan.

“Karena sering ikut pentas seni dari TK sampai SMA, maka tidak heran Erin ini bercita-cita menjadi seorang model. Memang, sejak kecil sudah terlihat bakatnya untuk menjadi seorang model,” tutur guru SDN 12 Gu ini.

Sebagai orang tua yang menyayangi anaknya, Zanina sangat memberikan dukungan positif terhadap perkembangan bakat Erin. Maka tak heran, saat ini ia terus mendampingi anaknya berjuang di Jakarta untuk memberikan semangat dan motivasi terhadap Erin.

“Mudah-mudahan di ajang Pesona Batik Nusantara tingkat nasional ini, Erin bisa berprestasi dan juara. Membanggakan kami orang tuanya dan mengharumkan Kabupaten Buteng. Setelah ini prestasinya lebih meningkat lagi,” harapnya.

Sementara itu, perancang busana batik Erin, Baim Ceeriy mengaku berani mengikutkan Erin di ajang Pesona Batik Nusantara dari audisi di Wakatobi, karena Erin sangat berbakat berlenggak-lenggok dan berekspresi diatas catwalk. Apalagi Erin didukung dengan face yang cantik dan tinggi yang proporsional.

“Juri sudah memberikan tema gaun pesta malam glamour. Motif batiknya terserah dari masing-masing peserta, namun gaunnya harus dipadu 50 persen warna hitam. Gaun batik Erin sudah kita siapkan dengan bawahan hitam, sangat pas sekali dengan badannya,” beber Baim.

Kadis Pariwisata Kabupaten Buteng Safrin, yang dihubungi terpisah mengaku bersyukur ada putera-puteri Buteng yang berkarya di bidangnya secara positif dalam mengharumkan daerah di kancah nasional dengan prestasi.

“Kita patut berbangga ada puteri Buteng yang sudah berkompetisi di tingkat nasional. Seperti adik Maurintina ini jadi finalis Pesona Batik Nusantara 2019. Mudah-mudahan meraih prestasi dan paling tidak sudah memperkenalkan Buteng di kancah nasional,” ungkap safrin.

Pemkab Buteng melalui Dinas Pariwisata, sangat mengharapkan sekali dukungan masyarakat Provinsi Sultra, khususnya masyarakat Kabupaten Buteng untuk memberikan dukungan melalui sms dengan cara ketik LSS (spasi) C#Erin, kemudian kirim ke 99386 sebanyak-banyaknya agar Erin menjadi juara terfavorit.(uzi)

PROFIL:

Nama : Maurintina S
Panggilan Akrab : Erin
Tempat, Tanggal Lahir : Lombe, 13 September 2002
Status : Pelajar/Siswi SMAN 1 Gu (Kelas XI)

Orang Tua

Ayah : Safiuddin SE
Pekerjaan : PNS Dinas Perhubungan Kabupaten Buteng
– (Kasubag Perencanaan, Pentarifan, dan Keuangan)
– Mantan Komisioner Panwas Kabupaten Buteng (Pilkada Buteng 2016-2017)

Ibu : Zanina SPd SD
Pekerjaan : Guru (Wali Kelas VI) SDN 12 Gu

Adik : 1. Qalam Malik (Pelajar Kelas VI) SDN 12 Gu
2. Dinda Karami (Kelahiran, 19 Mei 2016)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker