Busel

Dinas Pertanian Busel Upayakan Operator Traktor

BUTONPOS.COM, BATAUGA – Beberapa waktu lalu, Dinas Pertanian Kabupaten Buton Selatan (Busel) menerima bantuan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian (Kementan) berupa satu unit traktor. Namun sayang, hal ini belum didukung dengan tenaga operator pada instansi yang dipimpin Muhammad Rais itu.

Dikutip dari kendaripos.co.id, Plt Kadis Pertanian Busel, Muhammad Rais mengungkapkan, bantuan satu unit traktor itu dikucurkan setelah pihaknya mengajukan proposal bantuan ke Kementan. Bantuan tersebut multi guna, untuk mendukung program upaya khusus padi jagung dan kedelai (Upsus Pajale).

Buton Selatan mendapat kuota bantuan Upsus Pajale khususnya bibit jagung hibrida untuk 1.200 hektar. Sayangnya, dengan sistem verifikasi calon petani calon lahan (CPCL), masyarakat petani Busel hanya menyanggupi 513 hektare.

“Traktornya sudah ada satu unit, namun belum ada operator yang dapat mengoperasikan secara maksimal. Dalam waktu dekat kami akan uji coba,” ujar Muhammad Rais.

Menurutnya, traktor bantuan Kementan ini merupakam alat pertanian modern pertama yang ada di Busel. Kemampuan traktor tersebut bukan hanya digunakan untuk mengolah lahan pertanian jagung hibdrida tetapi dapat dipakai bagi lahan hortikultura. “Jika dioperasikan pada lahan rata, bisa satu hingga tiga hektar perhari,” katanya.

Wilayah Busel yang berpotensi dalam pengembangan pertanian diidentifikasi pada tiga kecamatan, yakni Batauga, Sampolawa dan Lapandewa. “Daerah kami lebih dekat dengan Kota Baubau sehingga peluang bagi petani untuk menjual hasil pertaniannya lebih besar dibandingkan daerah lain,” klaimnya. (kp)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker