Busel

Ditangkap di Australia, Lima Nelayan Bahari Dipulangkan

BUTONPOS.COM, BATAUGA – Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan memulangkan lima nelayan Wapulaka, Desa Bahari, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Busel Sultra yang ditangkap aparat perikanan Australia beberapa bulan lalu.

Kepala DKP Busel, Heru Sungkowo menuturkan, pemulangan nelayan Busel dari Darwin, Australia itu pada hari Jum’at tanggal 10 November tahun 2017. Pemulangan melalui Bandara Ngura Rai Bali.

“Pemulangan ini dilakukan oleh Ditjen PSDKP berkerja sama dengan KBRI Darwin. Pihak Pangkalan PSDKP Benoa selaku perwakilan Ditjen PSDKP menerima para nelayaan itu dalam dua tahap, yakni tahap pertama dua nelayan,” ujarnya dikutib dari Mukhtar, pegawai KKP.

Dikatakan, penjemputan pemulangan tahap satu bagi dua nelayan Indonesia yakni La Kaman (Nakhoda), La Sarwan di Bandara Ngurah Ray Bali pada pukul 00.20 Wita, 10 November lalu.

“Pendampingan pemulangan nelayan oleh Bapak Andre Omer Siregar (Konsulat RI Darwin) beserta Ibu Oktavin Dewi (Konsul Protokol dan Konsuler). Penandatanganan BAST nelayan dari Konsulat RI Darwin oleh Ndaru Ismiarto kepada Pangkalan PSDKP Benoa,” katanya lagi.

Sementara penjemputan pemulangan tahap dua bagi tiga nelayan Bahari yakni La Hendri, La Ode Tahirman dan La Supriadin, di Bandara Internasional Ngurah Ray pada pukul 08.00 Wita. Pendamping pemulangan nelayan Daniel (staf Konsulat RI Darwin). Penandatanganan BAST nelayan dari Konsulat RI di Darwin kepada Nu’man Najib kepala Seksi Sapras Pangkalan PSDKP Benoa.

Pemulangan lima nelayan Indonesia ke daerah asal dilakukan pada 13 November lalu, penerbangan pukul 11.20 wita menuju Kendari. Selanjutnya ke Busel. Kini lima nelayan itu sudah tiba dikampung halaman dan berkumpul dengan keluarga masing-masing. (aga)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker