Buton

DLH Buton Layani 15 Desa Kecamatan Pasarwajo

BUTONPOS.COM, PASARWAJO – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buton melakukan pelayanan dan pungutan retribusi berdasarkan skala tarif terhadap 15 desa/kelurahan yang tersebar di Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Ir Edi Sunarno melalui Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah Berbahaya dan Beracun dan Peningkatan Kapasitas, Ir Hadi Mulyanto menjelaskan pungutan dan pelayanan itu berdasarkan Perda Kabupaten Buton No 6 Tahun 2010 tentang retribusi pelayanan persampahan/kebersihan itu.

“Berdasarkan Perda Kabupaten Buton No 6 Tahun 2010 tentang retribusi pelayanan persampahan/kebersihan,” terangnya kepada Butonpos.com, Rabu (13/11/12).

Lebih lanjut Hadi menjelaskan ada beberapa retribusi berdasarkan skala tarif, untuk rumah tangga berdasarkan luas bangunan dengan kriteria Rp 1.500 sampai Rp 3.500, namun secara umum rata-rata Rp 3.500 perbulan.

“Ada beberapa retribusi itu berdasarkan skala tarif, itu kalau berdasarkan rumah tangga yang sadang dilaksanakan di Pasarwajo ini itu berdasarkan luas bangunan kreterianya yaitu ada yang Rp 1.500, Rp 2.500, Rp 3.500 tapi secarah umum dareah kita inikan rata-rata berada di kisaran Rp 3.500 untuk ruma tangga,” terangnya.

Tak hanya itu, Hadi menjelaskan untuk skala tarif retribusi tempat usaha Rp 3.000 sampai Rp 10.000.

Lanjut Hadi menjelaskan untuk perkantoran dikenakan Rp 10.000.

“Kemudian untuk perkantoran yang sekarang kita laksanakan ini untuk Dinas, Badan dan Kantor Camat, Desa, Kelurahan itu dikenakan tarif Rp 10.000/Bulan itu yang kita laksanakan saat ini,” bebernya.

Hadi juga menyebutkan petugas pemungut retribusi saat ini berjumlah 15 orang. Sementara petugas pengangkut sebanyak 25 orang yang difasilitasi motor sampah 3 unit dan mobil 4 unit untuk membawa sampah ke TPA.

Dengan banyaknya penundaan pembayaran retribusi, melalui sosialisasi terhadap pentingnya retribusi, Hadi mengharapkan kesadaran masyarakat.

“Harapannya masyarakat sadar dengan sendirinya, sambil kita melakukan sosialisasi bahwa retribusi itu merupakan salah satu kewajiban berdasarkan Perda yang harus di selesaikan karena dampak dari itu adalah kita mengangkut persampahnya,” harapnya. (Po1)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker