Butur

DPT Pilgub Dipastikan Tak Bakal Ganda

BUTONPOS.COM, PASARWAJO – Setelah mengirim Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara online, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Buton memastikan Daftra Pemilih Tetap (DPT) untuk Pilgub Sultra 2019 tak bakal ganda.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Buton, Muhammad Amin menjelaskan, data yang dikelola dengan sistem online, kecil kemungkinannya untuk ganda. Bagi masyarakat yang belum terdaftar, diharapkan pemerintah desa/kelurahan ataupun kecamatan dapat melaporkannya ke Disdukcapil.

DP4 yang dikirim ke Kemendagri, kata dia, selanjutnya akan diproses kemudian diserahkan ke KPU RI untuk diteruskan ke KPU kabupaten/kota. “Jadi kami Capil tidak membuat DPT, tapi hanya menyiapkan laporan kependudukan dengan sistem online kepada Kemendagri. Nanti Kemendagri yang memggodok,” jelas Muhammad Amin dalam rapat koordinasi bersama Panwaslu Kabupaten Buton di salah satu hotel, Pasarwajo, dua hari lalu.

Untuk mencegah terjadinya pemilih ganda, setiap penduduk pindah diharapkan dilaporkan. Sebab satu penduduk satu NIK dan satu KTP. Ini merupakan hasil dari registrasi online.

“Jadi camat dan lurah itu harus melaporkan warganya yang sudah bisa memilih karena KTP tidak boleh dua. Kalau ada dua bisa dikenakan pidana,” tegasnya.

Dikatakan, penduduk yang sudah berumur 17 tahun pas hari H pencoblosan sudah bisa didaftarkan sebagai wajib pilih.

Sesuai hasil perekaman KTP, penduduk Kabupaten Buton yang telah melakukan perekaman lebih kurang sudah 70 persen. Angka dianggap cukup signifikan sebab pihaknya sudah dua kali jemput bola di wilayah kecamatan.

“Siswa SMA atau warga lain yang belum merekam sesegera mungkin dilaporkan. Kalau terlalu jauh, sampaikan ke camat, lurah dan kepala desa nanti kami akan turun di lapangan,” ujarnya. (man)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker