Baubau

Fakta Baru, La Rosa Bunuh Istri Lantaran Cemburu

PUBLIKSATU.COM, BAUBAU – Ada fakta baru yang terungkap dalam persidangan kasus pembunuhan terhadap Wa Ode Rahmawati. Terdakwa Rusaini alias La Rosa menghabisi nyawa istri sirihnya itu lantaran juga tersulut api cemburu.

La Rosa melakukan perbuatannya dengan cara menghujam pisau sebanyak enam kali ke bagian dada serta mencekik leher dan menginjak wajah istri sirihnya. Sehingga pada malam kejadian itu juga korban menghembuskan nafas terakhir.

“Menarik sidang terakhir adalah adanya fakta baru ternyata menjadi motif utama terdakwa menghabisi nyawa korban yaitu ada kecemburuan terhadap seseorang yang diduga selingkuhan dari korban,” ungkap Kasi Pidum Kejari Baubau dikonfirmasi, Senin (21/5).

Kecemburuan tersebut, ujar dia, bermula dari pertengkaran pada malam pembunuhan terjadi. Korban sempat melontarkan permintaan agar terdakwa segera menyerahkan uang karena sudah ditunggu seorang pria berinisial DS di Wamengkoli Buton Tengah.

“Mendengar kata-kata itu, terdakwa seketika langsung emosi. Terdakwa berasumsi bahwa uang yang diberikan sebagian larinya ke lelaki yang diduga selingkuhannya korban itu,” bebernya.

Motif lain, ulas dia, terdakwa tertekan kerap dimintai uang oleh korban. Setiap meminta uang selalu disertai dengan ancaman ke rumah istri pertama, merampas HP dan mengambil anak.

Menurut dia, fakta-fakta yang terungkap selama persidangan semakin menguatkan keyakinan Jaksa Penuntut Umum bahwa terdakwa telah merencanakan pembunuhan istri sirihnya itu. Rangkaian perbuatan terdakwa telah memenuhi unsur pasal 340 KUHPidana.

“Karena waktu itu terdakwa mengajak korban ambil uang, tapi mengarahkan kendaraan ke Pantai Nirwana. Itu memang menggambarkan ada persiapan dan perencanaan matang. Artinya kalau memang mau ambil uang, harusnya arah ke tengah kota yang ada ATM,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, La Rosa dituduh menghabisi nyawa Rahmawati di sebuah area perkebunan di perbatasan antara Kelurahan Sulaa dan Kabupaten Buton Selatan (Busel) pada Sabtu 29 Desember 2018 lalu. Tidak tanggung-tanggung, La Rosa didakwa dengan tiga pasal sekaligus yakni 340, 338 dan 354 ayat (2) KUHPidana.(exa)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker