Baubau

Full Day School Masih Pro Kontra, Dewan Pendidikan Tetap Kampanye

BUTONPOS.COM, BAUBAU – Penerapan full day school atau lima hari sekolah masih menuai pro kontra. Kendati demikian, Ketua Dewan Pendidikan Kota Baubau, Sahirsan, tetap akan mengkampanyekan dan optimis untuk menerapkannya di setiap sekolah yang ada di Baubau.

Hal ini disampaikannya saat melakukan diskusi publik terkait full day school dan komputerisasi dengan tema one child one laptop connect to internet, di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Baubau, Selasa (12/12/17).

“Pada prinsipnya ini sarana diskusi publik, suka atau tidak suka full day school tetap akan diterapkan, ini tetap kita kampanye. Hal ini untuk memberikan perubahan dan harus dilakukan supaya ada terobosan baru. Untuk sementara masih pro kontra, tetapi kita tetap mengarah kesitu. Kita baru cerita-cerita bersama komite sekolah, tetapi masih ada pro kontra juga, alasannya ekonomi tidak merata dan budaya,” jelas Sahirsan kepada awak media usai acara diskusi.

Disisi lain dalam menjalankan fungsi Dewan Pendidikan, pihaknya sebatas memediasi dan melahirkan isu-isu, dalam hal ini full day school dan tidak pada penentuan kebijakan.

“Penentuannya kecuali dewan, kami hanya memediasi, menyarankan dan memberi dukungan tentang full day school ini,” imbuhnya.

Lebih lanjut ia mengharapkan dukungan dari orangtua siswa kepada anaknya berupa satu anak satu laptop yang bisa langsung terhubung ke jaringan internet. Pihaknya juga tetap akan memberikan pemahaman kepada orangtua siswa terkait full day school ini.

Sebelumnya, jawaban Ketua Dewan Pendidikan Kota Baubau ini berbeda pendapat dengan Koordinator Pengawas Sekolah (Korwas), Budi Wahidin. Menurutnya, penerapan full day school hanya merampas waktu dan hak orang tua siswa untuk mendidik anaknya. Ia meminta dalam forum diskusi untuk tidak memaksakan kehendak.

“Ini pelimpahan wewenang kepada sekolah sepenuhnya, full day school kita paksakan kehendak, harusnya hari ini kita mediator,
Saya tidak setuju karena kan orang tua untuk mendidik anaknya kita tarik,” lantang Budi saat menyampaikan pandangannya di forum diskusi. (po4)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker