Tajuk

Harga Selembar Nyawa di Baubau

TERSULUT emosi dicampur dendam, nyawa taruhannya. Apakah begitu murahnya selembar nyawa di Baubau sehingga gampang dicabut?

Entah harus menjawab bagaimana soal tersebut. Namun yang jelas, seorang warga Baubau tewas dibacok di Jalan Sapati Manjawari, Kelurahan Bone-bone, Kecamatan Batupoaro.

Motif dendam pribadi membuat pelaku tega membunuh korban. Kejadiannya Senin (13/5) dini hari.

Melihat kondisi korban yang mengenaskan membuat kita mengurut dada. Apalagi pembunuhan terjadi pada bulan Ramadan.

Bulan dibukanya seluas-luasnya pintu surga oleh Allah. Sebaliknya setan dibelenggu.

Pembunuhan tersebut harus membuka mata semua pihak. Apa yang salah dengan masyarakat kita sehingga mudah tersinggung dan tega melakukan pembunuhan.

Temukan akar masalahnya sehingga kasus serupa tidak terulang. Jangan hanya karena dendam membuat gelap mata dan tega membunuh.

Ingat nyawa manusia mahal. Membunuh seorang tanpa hak sama dengan menghancurkan bumi dan isinya.

Semoga ini kasus terakhir. Jangan terulang lagi.(***)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker