Buteng

Hasimin: Program Pemberdayaan Kemiskinan Harus Berbasis Data

BUTONPOS.COM, LABUNGKARI – Masyarakat miskin di wilayah pesisir Kabupaten Buton Tengah (Buteng) telah dipetakan Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), beberapa waktu lalu. Dalam pemetaan yang melibatkan tim ahli Universitas Haluoleo (UHO) itu, Dinsos Buteng ikut memfasilitasi dan mensukseskannya.

Sekab La Ode Hasimin yang membuka seminar awal kegiatan tersebut mengatakan, semua program yang berkaitan dengan kemiskinan dan program pemberdayaan masyarakat lainnya harus berbasis data. Sebab, tanpa data tidak akan terukur program yang akan dilakukan dan sangat mustahil mendapatkan bantuan dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.

“Persoalan pendataan ini bupati dan wakil bupati sangat tegas menginstruksikan kepada para Kepala SKPD masing-masing untuk memastikan data-data yang direkap benar, sehingga ketika ada bantuan penerimanya itu selalu tepat sasaran,” ungkapnya.

Seperti halnya pemetaan masyarakat miskin di wilayah pesisir Kabupaten Buteng yang diprogramkan Dinsos Sultra saat ini dengan dibantu tim ahli UHO, kata Hasimin, Pemkab Buteng sangat menyambutnya dengan baik dan diharapkan kepada Dinsos Kabupaten Buteng dapat memfasilitasi segala kebutuhan tim provinsi untuk memperlancar kegiatan mereka.

“Sudah pasti dari hasil pemetaan yang dilakukan nanti akan menjadi acuan Pemkab Buteng kedepannya. Maka itu, saya tekankan kepada Kadis Sosial Buteng untuk mensukseskan kegiatan pemetaan masyarakat miskin wilayah pesisir ini. Kalau tidak sukses, berarti kita anggap gagal dalam menjalankan instruksi pimpinan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Penanganan Fakir Miskin, Dinas Sosial Provinsi Sultra, Anna Pudjiastuti menerangkan, pemetaan masyarakat miskin di wilayah pesisir di Sultra tahun 2017 difokuskan hanya pada dua kabupaten saja, yakni Kabupaten Buteng dan Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep).

“Dengan pemetaan ini, dari beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Buteng kita bisa melihat berapa masyarakat miskin wilayah pesisirnya dan kira-kira bantuan apa yang cocok untuk diberikan. Bantuannya nanti dikhususkan untuk penanganan fakir miskin wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil,” jelasnya.

Menurutnya, hasil pemetaan yang akan dilakukan pihaknya ini secara tidak langsung menguntungkan Pemkab Buteng karena tidak perlu lagi menyiapkan anggaran untuk memetakan masyarakat miskin wilayah pesisirnya.

Saat ini, pihaknya juga sementara membuat sistim informasi geogerafis untuk penanganan fakir miskin se Sultra. “Jadi seperti Kabupaten Buten ini tinggal di klik dan bisa langsung diketahui dimana kantong-kantong wilayah masyarakt miskinnya,” pungkasnya. (uzi)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker