Buteng

HUT ke-18, DWP Buteng Gelar Lomba Cipta Menu

Pengurus DWP Kabupaten Buteng berpose bersama bupati, wakil bupati, Ketua DPRD, Sekda, dan Ketua TP-PKK Kabupaten Buteng

BUTONPOS.COM, LABUNGKARI – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Buton Tengah (Buteng) menggelar kegiatan Lomba Cipta Menu yang digelar di Gedung Azzahra Lakudo, Minggu (31/12/2017).

Lomba yang diikuti seluruh SKPD dan dirangkaikan dengan peringatan Hari Ibu ke-89 itu, mengangkat tema “Perempuan Berdaya, Indonesia Jaya” dengan mewujudkan perempuan mandiri sejahtera dan bebas dari kekerasan untuk Buton Tengah yang Berkah.

Selain lomba cipta menu, kegiatan yang dibuka Bupati Buteng, H Samahuddin ini disemarakan dengan tampilan seni tari anak-anak dari TK Pertiwi Lombe dan puisi serta tari yang diiringi lagu melayu dari anak-anak cilik sanggar seni Labungkari.

Mengakhiri tampilan mereka, anak-anak cilik tersebut memberikan bunga kepada Ketua TP PKK Kabupaten Buteng, Ny Jusniar Samahuddin AMKep dan Ny Hj Mariaty Hasimin.

Untuk menghangatkan suasana kegiatan, Sekretaris Kabupaten (Sekab) Buteng, La Ode Hasimin meminta beberapa kepala dinas beserta istri tampil ke depan.

Untuk menguji seberapa besar perhatian mereka terhadap istri masing-masing, para Kadis diminta menebak dan mengambil sendal yang sudah dilepas dan dikumpul di satu tempat.

Dari sekian Kadis, hanya Kadis Kesehatan H Saharin yang tidak bisa menghafal sendal istrinya. Dia justru mengambil sendal istri Kadis lainnya. Namun kesalahan ini diluruskan istrinya sendiri Hj Sarimuna SPd MM yang juga merupakan Ketua DWP Kabupaten Buteng.

“Saya maklumi kekeliruan suami saya, karena waktu pakai sendal tadi di rumah beliau sementara masih mandi. Apalagi sendalnya masih buka dos, jadi wajar kalau beliau tidak tahu,” ujarnya membela kesalahan suaminya.

Sebagai puncak peringatan HUT WDP tersebut, Bupati Buteng diminta memotong nasi tumpeng yang kemudian disuapkan kepada istrinya Ny Jusniar AMKep, demikian pula sebaliknya. Saling suap juga dilakukan Sekab Buteng La Ode Hasimin dan istrinya Ny Hj Mariaty.

Sementara Wabup Buteng La Ntau yang istrinya berhalangan hadir mempersembahkan sebuah lagu berjudul “Kemesraan” mengiringi suap menyuap nasi tumpeng tersebut.

Bupati Buteng, H Samahuddin dalam sambutannya berharap, peringatan DWP ke-18 dan Hari Ibu ke-89 tersebut memiliki makna yang mendalam sebagai upaya menjunjung tinggi harkat dan martabat kaum perempuan.

“Semoga dua peringatan ini menjadi wujud penghargaan dan penghormatan kita terhadap kiprah, peran dan pengabdian kaum perempuan dalam kehidupan keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara,” harap bupati.

Menurutnya, pada hakekatnya dua peringatan ini membawa pesan penting tentang kebangkitan, persatuan dan pejuangan kaum perempuan yang tidak terpisahkan dari kebangkitan dan perjuangan bangsa dan negara, serta semangatnya diharapkan dapat diwarisi generasi penerus.

“Meskipun harus diakui, pembangunan berwawasan gender belum sepenuhnya optimal, namun dalam perkembangannya kita patut bangga dan bersyukur telah terjadi peningkatan kualitas hidup kaum perempuan,” tandasnya.

Sejalan dengan itu, Pemkab Buteng akan selalu berupaya memberikan kesempatan dan apresiasi atas keterlibatan kaum perempuan dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Buteng.

“Olehnya itu, saya mengucapkan terima kasih atas peran dan kontribusi positif yang selama ini telah ditunjukan kaum perempuan di Kabupaten Buteng, baik secara individu maupun melalui organisasi wanita yang ada seperti PKK, BKMT, dan organisasi lainnya,” tutupnya.(uzi)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker