Muna

Indikasi Kecurangan Seleksi CPNS di Muna Mulai Terendus

PUBLIKSATU.COM, MUNA – Indikasi kecurangan pada seleksi CPNS di Kabupaten Muna mulai terendus. Pengumuman nama-nama peserta yang lulus hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) untuk mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) berdasarkan hasil perengkingan diduga ada permainan yang dilakukan oleh Panselda. Betapa tidak nama-nama peserta itu diumumkan oleh Panselda yang ditanda tangani oleh Sekda Muna, Nurdin Pamone.

Ironisnya lagi, pengumuman hanya berdasarkan abjad nama, nilai SKD dan jalur formasi saja. Hal ini tentunya berbanding terbalik dengan pengumuman di daerah lain, seperti Konawe Kepulauan (Konkep) yang langsung oleh Panselnas (BKN). Kuat dugaan pengumuman oleh Panselda telah diubah-ubah. Kenapa? Karena banyak peserta yang mengaku nilainya dikurangi. Bahkan, ada yang nilainya kurang justru ditambah.

Ketua Panselda, Nurdin Pamone yang dikonfirmasi via telepon genggamnya tidak memberikan jawaban. Begitu juga dengan Plt Kepala BKPSDM, Rustam.

Menanggapi itu, Ketua Komisi I DPRD Muna, Awal Jaya Bolombo tidak tinggal diam. Pihaknya akan segara memanggil Panselda. “Kita akan sikapi secepatnya, ” kata Awal Jaya Bolombo.

Pria yang kerap disapa AJB itu heran kenapa Panselda tidak langsung mengumumkan hasil perengkingan yang dikeluarkan oleh BKN. Toh, kalau model pengumumanya telah diubah, indikasi kuat ada permainan. Apalagi, di media sosial banyak peserta yang komplein nilainya dikurangi. “Kami akan minta hasil perengkingan dari BKN dan hasil rekam server saat pelaksanaan SKD untuk dicocokan, ” ungkapnya.

Politisi Demokrat itu mewanti-wanti Panselda agar tidak bermain-main dalam persoalan ini. Apalagi, hingga merugikan orang lain. “Kita hanya ingatkan jangan main-main dalam persoalan ini. Panselda harus transparan, ” tegasnya. (cr1)

Topik
Lagi

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker