Kesehatan

Ini Alasan Honor Kader Posyandu Kecamatan Murhum Terpotong

BUTONPOS.COM, BAUBAU – Camat Murhum, Siti Munawar, melalui Sekretarisnya Simson Nanlohy menjelaskan pemotongan honor kader Posyandu yang ada di Kecamatan Murhum disebabkan tenaga honor yang terdata di DPA lebih sedikit dibandingkan dengan tenaga honor di lapangan.

Perbedaan jumlah data ini berawal dari dihapuskannya BPM, dimana data honor berikut DPA dialihkan ke Bappeda.

 

 

Mewakili Camat,Sekretaris Kecamatan Murhum, Simson Nanlohy, mengatakan untuk membayar 10 kader yang tidak daftar di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017 itu, maka honor setiap kader dipotong sebesar Rp 10 ribu.

“Awalnya honor kader Posyandu itu dari BPM. Jadi dulu kita terima datanya 90 orang. Sementara fakta di lapangan jumlahnya 100 orang,” ucapnya pada awak media, Kamis (7/12/17).

Ditambahkanya setiap kader Posyandu memang harusnya mendapatkan honor Rp 100 ribu perbulan. Pembayaran honor dilakukan setiap tiga bulan sekali.

Kata dia pemotongan tersebut tidak ada masalah. Sebab keputusannya sudah melalui rapat yang disepakati bersama.

“Jadi dulu kita sepakat dengan Lurah dan masyarakat kita pemotongan dulu, rapat itu kader juga kami libatkan tapi biasanya ada yang datang, ada yang tidak,” tuturnya.

Lanjutnya honor kader pada triwulan keempat sudah akan dibayarkan secara full yang direncanakan Desember ini. Sebab, dananya sudah masuk dalam APBD Perubahan 2017. “Triwulan keempat ini belum dibayar. Itu nanti kita sesuaikan DPA atau dengan kata lain untuk 100 kader,” tambahnya.

Perlu diketahui jumlah Posyandu di Kecamatan Murhum sebanyak 20 unit, Masing-masing Posyandu terdiri dari lima kader. (po2)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker