Seputar Indonesia

Jaksa Teliti Berkas Pembunuhan Vicky Febrin

PUBLIKSATU.COM, NGANJUK – Penanganan kasus pembunuhan Vicky Febrin Piawai, perempuan asal Kelurahan Mangundikaran, Nganjuk beralih ke Kejari Nganjuk. Ini setelah berkas pembunuhan dilimpahkan oleh penyidik Satreskrim Polres Nganjuk kepada korps adhyaksa tersebut. Menindaklanjuti pelimpahan itu, jaksa akan melakukan penelitian berkas dalam waktu dekat.

Kasi Pidana Umum Kejari Nganjuk Roy Ardian Nurcahya mengatakan, berkas kasus pembunuhan itu baru didisposisi kemarin. “Nanti akan dilakukan penunjukan JPU. Setelah itu berkasnya kami teliti,” ujar Roy.

Penelitian berkas, menurut Roy dilakukan untuk memastikan syarat materiil dan formil kasus itu terpenuhi. “Setidaknya butuh waktu maksimal 14 hari (untuk penelitian, Red),” lanjut Roy.

Jika dalam penelitian ditemukan kekurangan, jaksa akan mengembalikan berkas ke penyidik Polres Nganjuk. Meski mereka memiliki waktu selama 14 hari, Roy memastikan penelitian berkas tidak akan memakan waktu selama itu.

Seperti diberitakan, polisi menjerat tersangka Sw dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. Sebelum berkas dilimpahkan, polisi sempat melaksanakan reka ulang untuk memastikan peran pria yang juga anggota Satlantas Polres Nganjuk itu.

Dalam rekonstruksi diketahui jika Vicky tewas dibunuh di dalam mobil. Saat itu, Sw dibantu satu temannya berinisial Sp yang kini jadi buron. Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, pembunuhan keji itu diduga dilatarbelakangi kondisi Vicky yang tengah hamil. Sw diduga panik dengan kondisi pacarnya yang hamil tersebut.

Sebelumnya, keluarga korban memastikan Vicky hamil selama empat bulan. Kehamilan perempuan berambut lurus itu juga baru diketahui setelah dia meninggal. Sebab, kehamilan perempuan yang juga diketahui sebagai pacar Dir itu disembunyikan dari keluarganya.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Nganjuk AKP Yogi Ardi Khristanto yang dikonfirmasi tentang pelimpahan berkas kasus pembunuhan Vicky mengatakan, pihaknya masih berkoordinasi dengan kejaksaan untuk kelengkapan berkas tersangka Sw.

Selain menyelesaikan berkas untuk tersangka Sw, menurut Yogi saat ini anggotanya masih berada di lapangan untuk memburu Sp. Yakni, teman Sw yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Hingga kemarin, menurut Yogi tim buser satrekrim masih belum menemukan jejak Sp. Diduga ia sudah berada di luar daerah. “Kami masih memburu satu orang lagi (Sp, Red),” tandas Yogi.

Lebih jauh Yogi menegaskan, polisi sudah mengumpulkan sejumlah alat bukti dan keterangan para saksi. Dia berharap terduga pelaku berinisial Sp itu bisa segera menyerahkan diri.

(radarkediri/rq/die/JPR)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker