Muna

Kades di Mubar Dituntut Tuntaskan LPJ

BUTONPOS.COM, MUBAR – Para Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Muna Barat (Mubar) ditekankan agar menyelesaikan tanggung jawab terhadap pelaporan realisasi Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahap I. Terlebih, saat ini sudah menjelang tutup buku tahun anggaran 2017.

Jika Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) tidak tuntas per 15 Desember ini, maka usulan pencairan tahap kedua ADD dan DD akan tidak diproses. Sebab, syarat untuk mencairkan tahap II adalah menuntaskan LPJ tahap I. Hal ini ditegaskan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Mubar, La Ode Tibolo.

Kata dia, anggaran triwulan dua untuk desa baik DD maupun ADD sudah masuk di kas daerah. Hanya saja belum bisa dicairkan karena pelaporan hasil realisasi tahap I belum dimasukan.

“Jadi untuk mencairkan tahap kedua atau sisa anggaran tahun ini, harus siapkan dokumen tahap satu. Untuk saat ini baru sekitar 40 desa yang selesaikan administrasi pertanggung jawaban anggaran realisasi tahap satu,” kata Tibolo.

Dia menegaskan, pengawasan anggaran desa sekarang sangat ketat. Oleh itu, pihaknya tidak mau membuat kesalahan hanya akibat kelalaian Kades. Laporan realisasi anggaran yang digelontorkan oleh pusat harus jelas arahnya.

“Kalau tidak siap-siap menghadapi masalah. Selama ini saya sudah tegaskan agar pengelolaan dana desa tertib administrasi,” tegasnya.

Mantan Camat Tiworo Tengah ini berharap desa yang belum menyelesaikan LPJ ADD dan DD I supaya segera diselesaikan sebelum menyebrang tahun anggaran berikutnya. Masih ada waktu untuk menyelesaikan LPJ, dan mencairkan dana tahap II.

“Kita jangan buat-buat kesalahan sendiri. Kalau ingin cepat direalisasikan tahap kedua, masukan secepatnya LPJ sebelum memasuki tahun anggaran baru. Kami juga sudah tegaskan terhadap Kades yang belum rampung LPJ-nya agar supaya segera dirampungkan,” terang Tibolo. (p5/exa)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker