Buteng

Kapolsek Lakudo Ingatkan Denda Curi Jambu Mete Rp 50 Ribu Per Biji

PUBLIKSATU.COM, BUTON TENGAH – Saat ini, di Kabupaten Buton Tengah (Buteng) sudah memasuki musim jambu mete yang selalu dinanti-nantikan masyarakat. Pasalnya, sebagian besar masyarakat di daerah berjuluk negeri seribu gua itu memiliki kebun jambu mete yang hasilnya menjadi penopang hidup mereka selama beberapa bulan.

Sayangnya, saat panen tiba para pemilik kebun jambu mete selalu dilumbai para pencuri. Kondisi ini tentu saja merugikan para petani yang sudah bersusah payah membersihkan kebun jambu mete mereka sebelumnya agar menghasilkan buah yang banyak.

Khusus di Kecamatan Lakudo sendiri, sejak 2018 lalu sudah menerapkan peraturan denda bagi pencuri jambu mete yang kedapatan pemiliknya. Berdasarkan rapat unsur Muspika dan masyarakat Lakudo yang difasilitasi Polsek Lakudo, disepakati besaran dendanya Rp 50 ribu per biji. Bila tidak mampu membayarnya, maka Polsek Lakudo berhak mengambil tindakan hukum.

Cara ini rupanya sangat ampuh dalam menekan aksi pencurian jambu mete yang sangat marak dan sudah berlangsung lama. Petani jambu mete Lakudo berharap, pada musim jambu mete 2019 ini tidak ada lagi aksi-aksi pencurian jambu mete di kebun mereka.

Kendati begitu, Kapolsek Lakudo AKP Abdul Halim Kaonga, tetap mengingatkan komitmen dan kesepakatan bersama itu melalui kesempatan usai masyarakat Lakudo melaksanakan Salat Jumat di Masjid Nurul Huda KH Abdul Syukur, Kecamatan Lakudo, Jumat (20/9/2019).

“Sekarang sudah musim jambu mete. Bukan tidak mungkin akan ada lagi pencurian jambu mete. Sehingga sebelum memasuki masa panen, saya kembali mengingatkan pada komitmen dan kesepakatan kita bersama tahun lalu. Jika ada yang kedapatan mencuri jambu mete, maka akan dikenakan denda Rp 50 ribu per bijinya. Jika tidak mampu membayar denda, maka kami dari Polsek Lakudo akan melakukan tindakan hukum,” tegas Halim mengingatkan.

Melalui kesempatan itu, mantan Kasat Intel Polres Baubau ini memberikan pesan-pesan Kamtibmas lainnya. Diakuinya, setahun terakhir menjadi Kapolsek Lakudo tidak ada kasus-kasus besar yang mengarah pada yang sifatnya rusuh. Hanya kasus-kasus biasa saja seperti kekerasan dalam rumah tangga yang juga tidak signifikan.

“Terima kasih kepada masyarakat Lakudo yang sudah membantu kami dari Kepolisian menciptakan Kamtibmas di wilayah masing-masing. Suasana kondusif seperti ini marilah kita pertahankan bersama, demi kenyamanan kita semua dalam bermasyarakat dan beraktifitas sehari-hari,” harapnya.

Halim juga meminta agar masyarakat Lakudo ikut menciptakan suasana kondusif pada pelantikan ketua dan anggota DPRD Buteng di Kecamatan Lakudo 1 Oktober nanti. Termasuk menjaga kondusifitas dalam pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Buteng, dimana Kecamatan Lakudo ada delapan desa yang ikut serta.(uzi)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker