Baubau

Karyawati Oppo Baubau Tewas, Sempat Dihantam Palu dan Melarikan Diri, Begini Kronologinya

PUBLIKSATU.COM, BAUBAU – Aparat Kepolisian Polres Baubau berhasil mengungkap kasus penganiayaan di Keraton, kelurahan Melai kecamatan Murhum Kota Baubau, Senin (02/12/2019).

Kasus penganiayaan yang menghilangkan nyawa seorang Wanita yang bernama VF (24) yang merupakan karyawati gerai oppo di Kota Baubau dilakukan oleh suami Korban atas dengan inisial ER (25) yang menikah sejak tahun 2013 dan telah pisah ranjang sejak Juli 2019 atau telah pisah ranjang selama 5 bulan.

Kejadian tersebut bermula pada saat korban mendatangi pelaku dan menagih cicilan handphone yang dicicil oleh pelaku, pada saat itu, korban sempat melontarkan kata-kata kasar sehingga membuat pelaku sakit hati.

“Ketika bertemu pada saat korban ingin menagih uang biaya cicilan dari HP yang diambil oleh tersangka di situ ada bahasa-bahasa yang kurang bagus dari korban, sehingga membuat pelaku emosi dan secara spontan menggunakan alat yang berada di sekitarnya untuk menganiaya korban” terang Kapolsek Murhum, Ipda Marvi Oksiriana kepada awak media saat konferensi pers, Selasa, (03/12/2019).

Pelaku menganiaya korban dengan menggunakan palu dan sebilah pisau. Korban meninggal dengan 4 luka tusuk di tubuhnya.

Korban sempat melarikan diri setelah dipukul dengan palu di bagian punggungnya dan berlari ke sebuah rumah.

“ketika korban berlari setelah dipukul dengan palu di bagian punggung, dan berlari kesebuah rumah yang ternyata rumah tersebut kosong kemudian pelaku mengeluarkan sebilah pisau dari kantong sebelah kiri lalu digunakan untuk menikam korban pengakuan dengan 4 tusukan, 3 tusukan di bagian dada dan satu tusukan di bagian punggung,” lanjut Marvi.

Diketahui, pada saat korban mendatangi pelaku, pelaku sedang memasang instalasi listrik di samping rumahnya.

Akibat kelakuannya tersebut, pelaku dijerat pasal 44 Ayat 3 junto pasal 5 huruf A Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga Pasal 338 KUHP pidana ancaman hukuman paling lama 15 tahun atau denda paling banyak 45 juta.

Pelaku berhasil di amankan di Mako Polres Baubau setelah menyerahkan diri sekitar pukul 20.00 WITA. (Po1)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker