Buton

Kasus Gratifikasi Pilkada Buton 2011, Polres Baubau Siap Gelar Perkara

PUBLIKSATU.COM, BUTON – Satreskrim Polres Baubau siap melakukan gelar perkara atas penanganan kasus tindak pidana gratifikasi Pilkada Buton periode 2011-2016 yang menyeret mantan Komisioner KPUD Buton, Sumarno, sebagai terpidana.

“Masih akan kita gelarkan dulu. Kita nda bisa terima mentahnya juga,” kata Kasatreskrim Polres Baubau, AKP Ronal Arron, ketika dikonfirmasi, Senin (22/4).

Dijelaskan, rentetan dari perkara ini adalah mencari 1 penyuap. Memang locus delictinya banyak terjadi di wilayah Baubau, namun para terduga penyuap domisilinya di Kabupaten Buton.

Untuk itu, salah satu yang akan dikaji dalam gelar perkara nanti adalah duduk posisi para penyuap. Termasuk apakah dipaksa supaya menyuap, atau murni dengan sengaja mempengaruhi pejabat negara.

“Yang memberi itu ada kajiannya lagi di undang-undang. Penyuap itu ada kategorinya juga. Apakah dia memang sengaja dipake untuk memancing si tersangka, atau memang dia berusaha dengan sengaja untuk menyuap pejabat negara. Menurut kita itu dua hal yang berbeda,” terangnya.

Ronal mengaku, sibuknya pihaknya dalam pengamanan Pemilu 2019 membuat penanganan kasus ini agak terlambat. Namun pasca ini dipastikan akan segera diusut tuntas sesuai dengan aturan yang berlaku. (man)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker