ButurSultra

Kawal Dugaan Korupsi Abu Hasan, Lintas Pemuda dan Mahasiswa Butur Desak Polda Sultra

PUBLIKSATU.COM, BUTON UTARA – Forum Komunikasi Lintas Pemuda dan Mahasiswa Buton Utara menggelar unjuk rasa di Mapolda Sultra, Rabu, (4/9/2019) sekira pukul 11.00 Wita.

Unjuk rasa yang dimotori, Asra Mala Umar, SH ini dalam rangka mengawal laporan polisi tentang dugaan penyalahgunaan kewenangaan yang dilakukan Bupati Buton Utara, Drs H Abu Hasan, M.Pd.

Dimana, dalam kebijakan tersebut telah mengakibatkan adanya indikasi dugaan tindak pidana korupsi di lingkup Pemerintah Kabupaten Buton Utara.

Misalnya, dugaan penyertaan modal sebesar Rp 22.180.000.000,00 pada BPD Sulawesi Tenggara dan PD BPR Bahteramas yang belum diatur dalam Peraturan Daerah.

Proses lelang 49 paket pengadaan pada 10 OPD tidak sesuai letentuan, kemahalan harga sebesar Rp 770.531.000,00 dan selisih harga material sebesar Rp 688.877.311,04

Kelebihan belanja perjalan dinas pada Sekretariat DPRD Sebesar Rp 554.576.702,00 dan bukti penginapan tidak lengkap sebesar Rp 78.300.000,00

Kelebihan pembayaran kegiatan reses Sekretariat DPRD sebesar Rp.134.700.000,00

Kelebihan pembayaran sebesar Rp.148.149.649,00 dan kekurangan lenerimaan denda keterlambatan sebesar Rp249.251.842,55 atas pekerjan lanjutan leningkatan jalan Waode Buri – Petetea pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

Utang atas kegiatan pengadaan buku profil pada Sekretariat DPRD Tahun 2016 sebesar Rp 149.900.000,00 merupakan kegiatan yang tidak dilaksanakan.

Dari sejumlah dugaan tersebut, kata Umar pihaknya meminta Polda Sultra untuk mengusut tuntas dugaan tindak pidana tersebut.

“Meminta Polda Sultra Mengusut Tuntas Dugaan Tindak Pidana Penyalahgunaan Kewenangan yang Dilakukan Ketua Pokja dan Kepala Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Kabupaten Buton Utara yang Mengakibatkan Kerugian Negara,” ujar dia kepada Publiksatu.com, Rabu (4/9/2019). (Cro2)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker