Sultra

Kejari Kolaka Gelar Lomba Pidato Anti Korupsi

BUTONPOS.COM, KOLAKA – Serangkaian Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) 2017, Kejari Kolaka menggelar lomba pidato anti korupsi tingkat SMA atau sederajat, Kamis (7/12) di aula Antam UBPN Sultra.

Kepala Kejari Kolaka melalui Kepala Seksi Pidana Tata Usaha (Datun) Eka Prasetya menyatakan, dalam rangka HAKI, Kejari Kolaka menggelar lomba pidato antar SMA atau sederajat, dengan menggandeng Dinas Pendidikan Kolaka dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kolaka selaku juri lomba pidato.

“Alhamdulillah, meskipun waktunya baru direncanakan kemarin (Rabu), namun pelaksanaan lomba bisa berjalan sesuai rencana,” katanya.

Menurut Eka, lomba bukan sekedar mencari pemenang, tapi bertujuan mengajak siswa menerjemahkan pengertian “anti korupsi”, setidaknya untuk diri sendiri dan kemudian disampaikan kepada temannya, sebab ke depan mereka sekaligus akan dijadikan duta anti korupsi di sekolah masing-masing.

Pada bagian lain, Kadis Pendidikan Kolaka Sal Amansyah saat membuka acara mengatakan, lomba pidato anti korupsi yang dilaksanakan Kejari Kolaka serangkaian HAKI 2017 merupakan sarana tepat memperkenalkan masalah krusial negara saat ini dan menjadi lawan bersama, yakni korupsi, khususnya siswa yang merupakan generasi pelanjut.

“Kita bersyukur bisa dilaksanakan kegiatan ini, meski disiapkan secara singkat. Karena itu kami meminta maaf atas ketidak nyamanan, apalagi saat ini ada yang melaksanakan Porseni dan maulid setelah ujian semester,” katanya.

Ditambahkan Sal, HAKI merupakan momentum luar biasa, karena sudah ada deklarasi bahwa korupsi merupakan lawan bangsa dan juga lawan bersama, sebab saat ini hampir semua lini sudah dimasuki korupsi.

“Melalui lomba, anak-anak sudah melakukan deklarasi dini terkait pencegahan anti korupsi. Disini bukan soal siapa pemenangnya, tapi bagaimana memerangi isu korupsi yang sudah menjadi musuh bangsa, apalagi saat ini media selalu menyuguhkan berkaitan tindakan korupsi, baik tangkap tangan maupun lainnya,” tambahnya.

Untuk diketahui, lomba pidato anti korupsi dilaksanakan selama dua hari. Pada Kamis kemarin, diikuti 14 sekolah, dimana setiap sekolah mengirimkan dua pesertanya. Kemudian ditetapkan 10 orang untuk babak final di kantor Kejari pada Jumat (hari ini red.) untuk penentuan juara. (p12)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker