Baubau

Ketua LPAI Bakal Sambangi Baubau, Ini Rencananya

BUTONPOS.COM, BAUBAU – Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI ), Seto Mulyadi atau akrab di sapa Kak Seto dijadwalkan akan bertandang di Kota Baubau, Senin (18/12/17) sore ini. Informasi kedatangam Kak Seto ini  dibenarkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Baubau, H Masri.

Kadisbud Baubau mengungkapkan rencana kedatangan Seto Mulyadi untuk menghadiri rapat evaluasi program akhir tahun, Selasa (19/12/17).

Bersamaan dengan itu, kata Masri, pihaknya sengaja menghadirkan pakar dalam mencari solusi dan pencegahan perilaku negatif anak seperti penyalahgunaan obat terlarang dan kebiasaan hidup yang melanggar norma serta nilai budaya masyarakat. Siswa sebagai generasi penerus bangsa sejak dini harus melakukan pencegahan dan solusi sehingga anak tidak terjerumus dalam perilaku negatif.

“Kami ini tiap tahun melaksanakan rapat evaluasi program. Dalam mencari solusi tentang isu strategis yang berkembang, kita siapkan waktu kepada beliau untuk membawakan materi. Yah kalau dibutuhkan solusi tentunya harus menghadirkan pakar, karena sekarang sedang maraknya isu-isu masalah rawannya anak-anak kita di dalam kegiatan keseharian, kita melihat diberbagai daerah masalah penyalahgunaan obat terlarang dan kebiasaan hidup yang melanggar norma dan nilai di masyarakat,” jelas H Masri kepada awak media di ruang kerjanya, Senin (18/12/17).

Masri mengharapkan dengan kehadiran salah satu orang tersohor di Indonesia ini dapat memberikan pengetahuan baru untuk masyarakat Kota Baubau dalam melakukan pencegahan perilaku menyimpang ataupun anak tidak mendapat perlakuan negatif dari siapapun.

“Kita harapkan dengan kedatangan beliau anak tidak mendapatkan perlakuan yang negatif dari siapapun. Kami mengarah ke pencegahan saja, jangan sampai kita dengar anak-anak yang menyalahgunakan lem fox, penggunaan gadget atau internet yang menimbulkan perilaku negatif. Dan orangtua harus mengawasi penggunaan gadget,” ujarnya.

Mengingat akan diadakannya rapat evaluasi program akhir tahun, Masri mengatakan, sepanjang tahun 2017 ini belum pernah ada kasus atau perilaku negatif oleh siswa-siswi Baubau. Hanya saja pada tahun 2016 lalu ada pemukulan serta adu jotos antara siswa.

“Pernah muncul yang lalu hanya kasus pemukulan siswa, tapi itu tahun lalu. Insya Allah tahun 2017 ini belum ada, tetapi kita harus tetap waspada, semoga itu hanya terjadi di tempat lain, kita tidak,” tutupnya. (po4)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker