Hukum

KPK Langsung Bawa Bupati Busel ke Jakarta

PUBLIKSATU.COM, BATAUGA–Tim Satgas KPK membawa terduga Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat ke Jakarta, Kamis (24/5). AFH tak sendirian. Ia dibawa bersama bersama lima orang terperiksa lainnya.

Bupati pertama definitif Busel hasil Pilkada serentak 15 Februari 2017 lalu itu menumpangi penerbangan pesawat Wings Lion grup ATR 72-600 PK-WGV.

Bupati Agus bersama lima terperiksa lainnya meninggalkan Satreskrim Polres Baubau sekitar pukul 05.07 Wita. Bupati AFH menumpangi mobil bernomor polisi DT 1292 Avanza putih. Ada lima mobil dengan pengawal polisi ke Bandara membawa terperiksa. Di bandara juga terjaga ketat aparat Brimob dan personel Polres Baubau.

 

Amatan media ini yang terperiksa yang dibawa ke Jakarta bersama rombongan Bupati yakni AC alias TK penguasa kontraktor, YS ajudan Bupati, NS pihak swasta, MT politisi PDIP, EV bendahara Setda Busel. Tampak diantara terperiksa mengenakan masker dan menenteng tas ransel. Sedangkan Bupati mengenakan baju agak kecoklatan celana panjang sandal jepit, dengan pengawal tim KPK.

Mereka dikawal ketat aparat tim KPK, Polres Baubau dan personel Batalyon B Pelopor SatBrimob bersenjata lengkap. Tiba di bandara sekitar pukul 05.20 Wita. Mereka masuk menuju pintu khusus Bandara Udara Betoambari Kota Baubau.

Setelah itu mereka masuk lebih awal menuju pesawat sebelum penumpang umum lainnya. Rombongan Bupati lepas landas dari Bandara Udara Betoambari sekitar pukul 06.16 Wita menuju Bandara Udara Sultan Hasanudin Makassar.

Diluar bandara tampak hadir sejumlah kolega, tampak juga pejabat Busel Kadis Kesbangpol Sadikin, Kadis Pertanian La Haruna, Kadis Pendidikan Ld Darmin, Kadis Pariwisata Mukmin. Tampak juga beberapa pegawai Busel.

Sebelumnya, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Bupati Busel, Agus Feisal Hidayat dalam operasi tangkap tangan (OTT). Saat diamankan di rujab bupati Buton Selatan, bupati tidak sendiri, melainkan ada sembilan orang lainnya.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah yang dikonfirmasi awak media membenarkan OTT tersebut. Selain Agus, KPK juga mengamankan oknum PNS, Konsultan Lembaga Survey dan pihak swasta.

“Tadi sudah saya cek, memang ada kegiatan tim penindakan di Sultra. Sekitar 10 orang diamankan termasuk Bupati, PNS, konsultan lembaga survey dan pihak swasta,” kata Febri di Jakarta, Rabu (23/5) malam.

Selain mengamankan 10 orang, tim KPK juga mengamankan barang bukti uang senilai Rp.400 juta yang diduga hasil transaksi fee proyek di Kabupaten Busel.

“Tim menduga telah terjadi transaksi dan mengamankan uang sekitar Rp400 juta. Diduga terkait proyek di daerah setempat,” ujarnya.

10 orang yang diamankan KPK telah menjalani pemeriksaan di gedung Sat Reskrim Polres Baubau sejak sore menjelang malam kemarin.(aga)

Lagi

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker