Baubau

KPU Bimtek Verifikasi Faktual Pendukung Paslon Perseorangan

BUTONPOS.COM, BAUBAU – KPU Baubau gelar bimbingan teknis verifikasi faktual dan rekapitulasi dukungan bakal calon perseorangan kepada PPK dan PPS menghadapi Pilwali Baubau 2018, yang di helat di salah satu hotel di Kota Baubau, Selasa (5/12/17).

Ketua KPU Baubau, Dian Anggraini mengatakan bimtek itu sengaja mendatangkan pemateri dari KPU Provinsi Sulawesi Tenggara yakni Koordinatir Divisi Teknis untuk memberikan penjelasan-penjelasan tugas dalam melakukan verifikasi faktual yang akan dilakukan oleh PPS terhadap calon perseorangan yang telah menyerahkan dukungannya.

“Jadi ini sekaligus bimbingan teknis, sekaligus penguatan pada penyelenggara kami pada tingkat PPK dan PPS dalam pelaksanaan verifikasi faktual untuk bekerja dengan sungguh-sungguh, cermat dan teliti sesuai dengan ketentuan dalam proses verifikasi faktual,” kata Dian Nagraini.

Wanita berhijab ini mengatakan sesuai dengan ketentuan yang akan melakukan verifikasi itu adalah PPS.

“PPK yang akan melakukan penyelenggaraan yang mengkoordinir pelaksanaan di wilayah kecamatannya di seluruh wilayah PPS di kecamatannya. Jadi distribusi dari kewenangan dari KPU itu harus mereka lakukan untuk membantu dalam pelaksanaan proses verifikasi oleh PPS. Diharapkan, semua persoalan atau informasi mengenai proses verifikasi faktual, selain oleh PPS sendiri yang mengetahui maka PPK harus mengetahui hal-hal yang terjadi ditingkat PPS di wilayah kecamatannya,” terangnya.

Dian menjelaskan dalam mekanisme pelaksanaan verifikasi faktual yaitu ada item yang namanya kriteria dukungan yang memenuhi syarat dan kriteria dukungan tidak memenuhi syarat.

“Jadi ada kunjungan secara langsung orang per orang yang akan memberikan dukungan sesuai dengan dokumen yang diserahkan ke KPU. Jadi memastikan kepada kita di KPU bahwa orang yang ada dalam daftar dukungan dan lampiran dukungannya itu adalah orang yang benar-benar memberikan dukungan atau tidak tidak memberikan dukungan,” ujar Dian.

Dian menambahkan dalam hari yang sama kedua bakal pasangan calon akan dilakukan verifikasi faktual.

“Karena masa verifilasi faktual itu hanya 14 hari. Jadi harus dilakukan secara kolektif sejak tanggal 12 Desember sampai dengan 25 Desember,” terang Dian.

Dian menegaskan, jika dilapangan ditemukan dukungan dua paslon, maka pendukung atau pemilik KTP itu harus memilih Paslon mana yang ia dukung.

“Jadi tidak boleh memberikan dukungan kepada dua pasangan calon. Otomatis salah satunya gugur,” jelas Dian. (po3)

 

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker