Butur

Lelang Jabatan di Butur Dinilai tak Sesuai Regulasi

BUTONPOS.COM, BURANGA — Pelaksanaan seleksi jabatan tinggi pratama (JPT) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Utara (Butur) sudah tuntas digelar.

Dikutip dari kendaripos.co.id, sebanyak 47 calon pejabat kini tengah menanti pengumuman resmi nama tiga besar yang direkomendasikan panitia seleksi (Pansel) berpeluang menduduki 17 jabatan eselon II.

Pihak Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Butur yang mengklaim semua proses lelang JPT berjalan sesuai regulasi. Namun kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) justru menilai, lelang jabatan itu penuh kejanggalan.

Beberapa calon pejabat yang tak memenuhi syarat karena telah berusia di atas 56 tahun justru diloloskan mengikuti semua rangkaian tes lelang. Padahal, mereka sudah mendekati masa purnabakti atau pensiun.

Ketua Komisi I DPRD Butur, La Ode Abdul Manan Ganiru menilai, pelaksanaan lelang jabatan tak sesuai regulasi yang berlaku. Jika merujuk peraturan pemerintah (PP) nomor 11 tahun 2017, yarat usia peserta dibatasi maksimal 56 tahun.

Berdasarkan hasil pengawasan dan investigasi ditemukan beberapa calon pejabat telah berusia di atas itu. Herannya, justru diloloskan oleh panitia seleksi pada saat pengumuman berkas dan telah mengikuti semua tes.

“Pelaksaan lelang jabatan 17 eselon II penuh kejanggalan
dan melanggar PP nomor 11 tahun 2017,” sorot La Ode Abdul Manan Ganiru saat ditemui di DPRD Butur, Selasa (12/12) kemarin.

Politisi PAN itu mengungkapkan, jika dalil Pansel pelaksaan lelang jabatan dibuka sejak 8 Februari 2017 sehingga PP nomor 11 tahun 2017 dikesampingkan karena berlaku efektif April 2017, itu tak bisa dipercaya. Menurutnya pengumuman dibukanya seleksi JPT itu tanggal 10 Agustus 2017.

Manan tak mempersoalkan, jika apabila seleksi dilakukan sesuai aturan dan mekanisme, maka hasilnya bisa dipertanggungjawabkan. Paling tidak, pejabat yang diangkat punya kemampuan dan bisa mempertanggungjawabkan tugas yang diemban saat dilantik. Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi Lelang Jabatan, Muh. Yasin menanggapi datar sorotan tersebut.

Mantan Kadis Koperasi Butur dan UMKM itu menegaskan, pelamar yang telah berusia di atas 56 tahun dinyatakan lolos berkas karena memenuhi krekteria dan tak dipersoalkan KASN. Sebab, mereka mendaftarkan diri sebelum PP nomor 11 tahun 2017 berlaku efektif April 2017.

“Diloloskan calon pejabat usia di atas 56 tahun karena diperbolehkan KASN berdasarkan surat rekomendasi yang diterbitkan lembaga itu” ujar Muh Yasin, Selasa (12/12) kemarin.

Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Mansuia itu mengaku, menyelenggarakan setiap tahapan lelang jabatan dilakukan dengan hati-hati. Setiap mengambil keputusan, pihaknya lebih dulu meminta putusan Komisi Aparatur Sipil Negera (KASN) untuk menghindari masalah dikemudian hari. (kp)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker