Sultra

Mahasiswa Berunjukrasa Terkait Rangkap Jabatan Wabup Kolaka

PUBLIKSATU.COM, KOLAKA – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Asosiasi Pemuda Intelektual Kolaka menggelar aksi unjuk rasa di DPRD Kolaka, Senin pagi (7/10).

Dalam aksinya, para mahasiswa meminta DPRD segera menyikapi sekaligus mengusut indikasi rangkap jabatan, dan penggunaan anggaran ganda oleh Wakil Bupati yang juga Ketua KONI Kolaka Muhammad Jayadin.

Dalam aksinya, pengunjukrasa yang dikoordinir Wahyu, mahasiswa USN Kolaka tersebut mendesak dibentunya panitia khusus (Pansus) untuk menyelidiki pelanggaran hukum dan etika oleh Jayadin.

Sayangnya, aspirasi para pengunjukrasa yang dikawal ketat oleh beberapa aparat kepolisian dari Polres Kolaka itu tidak tersalurkan karena tidak satu pun anggota DPRD yang berkantor pada hari itu, termasuk anggota komisi I yang membidangi urusan pemerintahan.

Karena kecewa, beberapa perwakilan mahasiswa mencoba menerobos ruang kerja sekretariat DPRD untuk mencari bukti administrasi perjalanan dinas anggota DPRD.

Namun usaha mereka gagal dilakukan karena dihalau oleh beberapa staf sekretariat DPRD Kolaka.

Setelah berorasi beberapa saat dan sempat bersitegang dengan beberapa staf sekretariat DPRD para pengunjukrasa akhirnya membubarkan diri secara tertib pukul 10.20 WITA.

Untuk diketahui, Wakil Bupati Kolaka Muhammad Jayadin dalam dua bulan terakhir diterpa kritikan dari berbagai kalangan terkait indikasi pelanggaran etika dan aturan mengenai larangan rangkap jabatan publik Wabup sekaligus ketua KONI kabupaten.

Kritikan keras dan terang-terangan salah satunya sering dikemukakan mantan anggota DPRD Kolaka, yang kembali terpilih pada Pilcaleg lalu, Musdalim Zakir.

Meski menuai kritikan ketas namun Wabup Jayadin bergeming, dan terkesan tidak mau menanggapi berbagai lontaran yang diarahkan kepadanya.(m6)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker