Baubau

Mahasiswa Pelaku Pembunuhan di Baubau Terancam 15 Tahun Penjara

PUBLIKSATU.COM, BAUBAU – Aparat Polsek Murhum Polres Baubau menangkap tersangka penganiayaan yang mengakibatkan korban bernama Auwi (28) warga Kota Baubau meninggal dunia.

Peristiwa penganiayaan yang berujung hilangnya nyawa tersebut terjadi 13 Oktober 2019 sektiar pukul 01.15 Wita di depan Swalayan Pasipa Raya.

Tersangka yang berinisial J (20) merupakan salah satu mahasiswa di Baubau.

Adapun proses penangkapan dilakukan pada tanggal 13 oktober lalu sekitar pukul 16.00 di kamar kosnya di Lorong Artum Kelurahan Katobengke, Kecamatan Betoambari.

Adapun kronologi kejadian bermula saat pelaku bersama kedua rekannya pada tanggal 13 Oktober sekitar pukul 01.15 Wita, melewati jalan Dayanu Ikhsanuddin dan secara tiba-tiba korban dan kedua rekannya memberhentikan kendaraan tersangka dan menuduh pelaku secara sepihak bahwa tesangka telah mengejar adik korban.

Karena merasa tuduhan tersebut tidak benar, tesangka dan kedua rekannya sempat melakukan perlawanan. Kemudian, korban langsung menganiaya rekan tersangka. Setelah itu memukul tersangka hingga terjatuh dari motornya.

Setelah terjatuh, korban dan kedua rekannya kembali menganiaya tersangka. Karena merasa terancam, tersangka mencabut badik miliknya dan mengarahkannya ke korban dan rekannya.

Merasa takut, kedua rekan korban langsung meminta maaf kepada tersangka akan tetapi, secara tiba-tiba korban langsung memukul belakang tersangka dengan kayu, secara spontan tersangka langsung membalikkan badannya dan menikam korban di arah tulang rusuk kanan dan dada kanan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Korban dan pelaku tidak saling kenal, cuma korban menghalau pelaku dan temannya dan menuduh pelaku mengejar adiknya,” ungkap Kasubag Humas Polres Baubau, Iptu Suleman di depan awak media, Senin (11/11/2019).

“Saat pelaku menggertak teman korban dengan badik, teman korban langsung minta maaf kepada pelaku, tiba tiba dari arah belakang pelaku dipukul oleh korban dengan dengan kayu sehingga pelaku membalikan badannya dan menikam korban,” urai Suleman.

Korban pun sempat dilarkan ke rumah sakit Palagimata, namun nyawa korban tak dapat diselamatkan. Berdasarkan pengakuan tersangka, motif pembunuhan karena pelaku ingin membela diri.

Kini barang bukti dan tersangka sudah diamanakan Polsek Murhum. Atas perbuatannya, tersangka terancam pasal 338 subs pasal 151 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (Po1)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker