Baubau

Mau Maju Pilwali, Pejabat Negara Wajib Mengundurkan Diri

BUTONPOS.COM, BAUBAU –  Berdasarkan aturan, bagi pejabat Negara, pejabat BUMN, Anggota Polri, TNI, PNS, dan Anggota Legislatif yang ingin maju di putaran Pilwali Baubau Juni 2018 mendatang, mereka wajib menyertakan surat pernyataan mundur dari jabatannya secara tertulis untuk diserahkan ke KPU. Surat ini nantinya akan dimintai oleh KPU setelah ada penetapan Paslon.

“Saat sudah penetapan Paslon, mereka harus menyertakan surat pengunduran diri dari jabatannya,” kata salah satu komisioner KPU Baubau, Mamnun Laidu kepada awak media di Kantor KPU Baubau, Jumat (29/12/17).

Dikatakannya, berdasarkan PKPU nomor 3 tahun 2017 pasal 69 tentang Pencalonan Kepala Daerah, setiap Paslon yang berstatus sebagai Anggota DPR, Anggota DPD, Polisi, TNI dan PNS, paling lambat 30 hari sebelum pemungutan suara harus menyetor bukti pemberhentian tetap/permanen dari instansi tempat ia bekerja.

Untuk diketahui, dari sekian bakal calon, nama yang santer akan bertarung di Pilwali 2018 nanti yang akan menyodorkan surat pernyataan pengunduram diri secara tertulis yakni, Hj Roslina Rahim (Ketua DPRD Baubau), Yasin Mazadu (Wakil Ketua DPRD Baubau), AKBP Ilyas, Ikhsan Ismail (DPRD Provinsi). (po4)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker