Seputar Indonesia

Mayat Pria Membusuk di Temukan Mengapung di Sungai

PUBLIKSATU.COM, MANGUPURA – Usai gempar temuan mayat bule Kanada mengapung di Tukad Sangeh atau Jembatan Titi Gantung, Kamis (6/12) warga kembali dihebohkan dengan temuan sesosok mayat pria tanpa identitas dalam keadaan mengambang di Tukad Miah, Subak Legena, Banjar Gunung, Desa Buduk, Mengwi.

Kapolsek Mengwi, AKP I Gede Astawa yang dikonfirmasi terkait temuan mayat membenarkan.

Dijelaskan, saat pertama kali ditemukan sekitar pukul 14.30, mayat dalam posisi terapung dengan posisi telungkup dan kepala menghadap Utara dan kaki ke Selatan.

“Saat ditemukan kondisinya mengenakan pakaian kaos warna hitam dan celana pendek warna hitam. Separuh tubuh bagian atas korban tertutup ranting-ranting kayu,”ujar kapolsek.

Lebih lanjut, Astawa juga mengatakan bahwa, mayat dengan kondisi sudah mulai membusuk itu pertama kali diketahui oleh saksi bernama Sudiman, 50.

Saat itu, saksi yang bekerja sebagai petani itu hendak berangkat kerja ke sawah yang letaknya tidak jauh dari lokasi penemuan jenazah. Saat hendak menyeberang sungai, saksi mencium bau busuk bangkai.

Curiga dengan bau busuk yang menyengat, saksi kemudian berusaha mencari sumber bau dan menemukan mayat dalam kondisi mengambang.

“Baru setelah menemukan mayat korban, saksi kemudian melapor ke rekannya bernama Musiran kemudian ke kelian dinas. Dari kelian dinas kemudian disampaikan ke kami (Polsek Mengwi),”terang Astawa.

Dikonfirmasi terkait temuan itu, Kapolsek Mengwi, AKP I Gede Astawa mengatakan, bahwa saat ini jasad korban sudah dievakuasi ke rumah sakit sanglah untuk diotopsi. “Tadi jenasah sudah dievakuasi ke Sanglah,” katanya.

Selanjutnya, usai menerima laporan, polisi kemudian langsung menuju ke TKP dan mengevakuasi jasad korban. “Untuk penyebabnya sendiri kami belum bisa menyimpulkan apakah korban pembunuhan atau bukan. Kami masih menunggu hasil otopsi. Karena waktu ditemukan, terutama wajahnya sudah rusak,”tukas Astawa.

(rb/mar/pra/mus/JPR)

Topik
Lagi

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker