Baubau

Melawan Saat Ditangkap Polisi, Pelaku Curanmor di Baubau Dilumpuhkan Dengan Timah Panas

PUBLIKSATU.COM, BAUBAU – Kepolisian Polres Baubau berhasil membekuk dua tersangka spesialis Pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang biasa beraksi di wilayah Kota Baubau.

Satu dari dua pelaku Curanmor itu dilumpuhkan menggunakan timah panas karena berusaha melakukan perlawanan saat akan ditangkap tim Polsek Murhum dan Polsek Walio, Polres Baubau, Sulawesi Tenggara. Kedua curanmor tersebut mengincar kendaraan yang terparkir dalam keadaan tidak terkunci setirnya.

“Tersangka melakukan aksi perlawanan makanya dilumpuhkan oleh petugas,” kata Kapolres Baubau, AKBP Hadi Winarno SIK, didampingi Kapolsek Murhum dan Kapolsek Wolio saat memberikan keterangan pers, Selasa (30/10/18).

Dua pelaku Curanmor di Baubau

Penangkapan ini berawal dari adanya laporan polisi nomor 23/x/ 2018/sultra/resbaubau/sek Murhum tanggal 20 Oktober 2018, yang melaporkan kehilangan kendaraan roda dua merek yamaha MX wana hitam saat terparkir disebuah ruko di Lorong Hoga, Kelurahan Katobengke, Kecamatan Betoambari.

Mendapatkan informasi tersebut jajaran Polsek Wolio bekerja sama dengan jajaran Polsek Murhum melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan polisi berhasil meringkus dua tersangka berinisial RA dan A bersama satu unit kendaraan roda dua merek yamaha MX.

“Dari informasi tersebut dikembangkan sehingga mendapatkan tersangka berinisial RA dimana dalam melaksanakn aksinya tidak sendirian di bantu oleh terduga tersangka berinisial A,” terang AKBP Hadi Winarno.

Dari penangkapan tersebut dilakukan pengembangan penyidikan. Hasilnya, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti sebanyak sebelas unit kendaraan roda dua dari sebelas TKP. Dari sebelas TKP itu baru terungkap delapan TKP, sementara tiga TKP masih dalam pengembangan penyidikan.

“Dengan Ada kejadian tersebut didapatkan kendaraan hasil curian sebanyak sebelas unit motor dari sebelas motor tersebut, delapannya TKPnya yang sudah diketahui, masih tiga TKP yang sementara masih dalam tahap pengembangan untuk TKP. Jadi, kita akan kembangkan lagi,” pungkasnya.

Untuk mepertanggung jawabkan perbuatan kedua Curanmor ini pelaku diganjar Pasal 363 Kitab Undang-undang Hukum Pidana dengan ancaman lima tahun penjara.

Atas penangkapan itu, Kapolres Baubau mengimbau kepada masyarakat agar dalam memarkir kendaraannya baik di tempat tinggal maupun di tempat umum harus memakai kunci ganda. Hal ini untuk mengamankan kendaraan saat tidak digunakan agar orang tidak mudah melakukan aksi pencurian.

“Perlu kita ketahui faktor kejahatan adalah niat dan kesempatan. Tolong dalam mengamankan barang barang sendiri, jangan teledor,” imbauannya.

Sementara kepada masyarakat yang kehilangan kendaraan bermotor agar segera melapor dan berkoordinasi dengan Polres Baubau, Polsek Wolio atau Polsek Murhum. Nanti dari data laporan masyarakat, pihaknya akan mencocokkan dengan sebelas kendaraan yang telah diamankan. (Cro1)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker