Buteng

Meninggal Saat Melaut, Nelayan Disantuni Rp 200 Juta

BUTONPOS.COM, LABUNGKARI – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI memberikan kuota 2.000 rumah tangga nelayan di Kabupaten Buton Tengah (Buteng) untuk mendapatkan Kartu Nelayan Sehat (KNS). Dengan KNS ini, nelayan yang mengalami kecelakaan maupun meninggal dunia saat bekerja melaut akan mendapat asuransi atau santunan.

Untuk nelayan yang meninggal saat melaut diberikan santunan Rp 200 juta, kecelakaan melaut Rp 60 juta, dan santunan bagi nelayan yang sakit sesuai persyaratan dan verifikasi pihak terkait mendapat Rp 20 juta.

Program KKP ini tidak ingin disia-siakan Dinas Perikanan Kabupaten Buton Tengah (Buteng), sehingga dilakukan pendataan masyarakat nelayan di seluruh kecamatan hingga desa dan kelurahan. “Saya tidak ingin ada nelayan Buteng yang meninggal saat bekerja melaut atau kecelakaan kerja tidak mendapatkan santunan,” ungkap Kadis Perikanan Kabupaten Buteng Muh Rijal, ditemui di kantor bupat, belum lama ini.

Maka itu, dalam melakukan pendataan nelayan yang melibatkan 20 honorer di Dinas Perikanan dan beberapa tenaga pendata yang direkrut dari masing-masing kecamatan harus betul-betul valid berdasarkan klasifikasi nelayan itu sendiri. Ada nelayan utama, nelayan utama sambilan, dan nelayan sambilan tambahan.

“Dalam pendataan, kami harus pastikan tidak ada seorangpun nelayan di Kabupaten Buteng yang tidak terdata. Saya tidak ingin ada masyarakat nelayan kita yang kecelakaan atau meninggal saat bekerja, kemudian tidak bisa diklaim asuransinya,” tegasnya.

Rijal menjelaskan, asuransi sebesar Rp 200 juta bagi ahli waris nelayan yang meninggal saat melaut tidak ada pemotongan sedikitpun. Baik dari Dinas Kelautan dan Perikanan atau pihak yang lain. Dana tersebut oleh PT Jasindo yang ditunjuk bekerjasama dengan pemerintah pusat melalui Kemneterian Kelautan dan Perikanan.

Asuransi bagi para nelayan ini dimulai dari 2016 lalu dan pembiayaan asuransinya ditanggung pemerintah pusat. Untuk klaim asuransi, nelayan harus melengkapi surat keterangan kecelakaan dari Pol Air, keterangan ahli waris dan keterangan dari Dinas Perikanan setempat. (uzi)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker