Muna

Muna tak Kalah dari Raja Ampat

BUTONPOS.COM, MUNA – Bupati Muna, LM Rusman Emba terus melakukan terobosan menggali potensi pariwisata. Setelah “menyulap” pantai Maleuran dan Motonuno, kini giliran wisata bawah laut yang mulai diperkenalkan.

Kata Bupati, Muna memiliki segudang terumbu karang yang tak kalah indahnya dari Wakatobi dan Raja Ampat. Lokasinya berasa di perairan Kecamatan Pasikolaga, Pulau Munante, Tanjung Labora, Pulau Lima dan Labulawa. “Letaknya sangat berdekatan. Sangat cocok untuk wisata snorkeling dan diving,” katanya.

Untuk menjadikan lokasi wisata penyelaman, langkah yang dilakukan Pemkab adalah membuat spot-spot diving. “Pengerjaan spot-spotnya sudah dimulai. Memang kita keterbatasan anggaran, tapi yang diapresiasi adalah antusias masyarakat,” ujarnya.

Seperti dilansir sebelumnya, bahwa anggaran pengembangan pariwisata Muna tahun 2018 mendatang mencapi 35 miliar. Hal itu sudah tertuang dalam draf anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) 2018.

“Kalau totalnya dengan APBD hanya sebesar Rp 3,5 miliar. Itu untuk pengembangan di Meleura, Towea, Napabale dan Liang Kabori. Maret baru bisa jalan,” jelas Kepala Bappeda Muna, La Mahi.

Sektor pariwisata ini memang menjadi fokus perhatian Pemkab Muna untuk digenjot mulai tahun ini dan tahun-tahun yang akan datang. Pasalnya, potensi pariwisata dalam skala nasional yang mampu menggeser sektor tambang menjadi gambaran bahwa Muna dengan segudang potensi pariwisatanya mampu bersaing dengan daerah lain.

Bupati Muna, LM Rusman Emba, mengungkapkan, pantai meleura menjadi salah satu fokus utama untuk dibangun. “Sektor pariwisata akan terus kita kembangkan, karena saat ini telah menyingkirkan sektor tambang,” katanya.

Keseriusan Rusman dalam mengembangkan potensi pariwisata mulai membuahkan hasil. Pembangunan sektro pariwisata yang terus digenjotnya mulai diperhitungkan hingga di tingkat nasional. Hal tersebut terbukti saat Pemkab Muna mendapat undangan sebagai peserta Word Tourism Park Forum (WTP forum) yang diselenggarakan di Jakarta, 29 November lalu. Dalam kegiatan tersebut Pemkab Muna ikut mendeklarasikan taman wisata dunia dan drawing the new wonderful.

Mantan senator DPD-RI itu optimis dengan adanya sektor pariwisata dapat mendongkrak perekonomian masyarakat, termaksud Pandapatan Asli Daerah (PAD).

“Ketika orang berkunjung ke Muna, selain menikmati wisata, juga akan diperkenalkan dengan sektor unggulan seperti pertanian, perikanan dan perkebunan,” sebutnya. (cr1)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker