Busel

Nama Calon Wabup Busel Mulai Mencuat

PUBLIKSATU.COM, BUTON SELATAN – Pelantikan Bupati Defenitif Buton Selatan sementara berproses. Gubernur Sultra, Ali Mazi  sudah meneken dokumen pengusulan pengangkatan Wakil Bupati Busel Arusani menggantikan bupati nonaktif Agus Feisal Hidayat.

Rencananya pekan ini dokumen pengusulan itu sudah akan dibawa ke Kemendagri untuk diterbitkan SK. Kasus suap bupati nonaktif Agus Feisal Hidayat sudah iknrah.

Kepada Buton Pos Plt Bupati Busel H La Ode Arusani tampak semringah ketika ditanya soal pelantikan dirinya sebagai bupati defenitif menggantikan Agus Feisal Hidayat.

“Sementara menunggu proses di Kemendagri. Saat ini prosesnya dilakukan pemerintah provinsi. Proses tetap jalan,” jawab Arusani kepada media ini dengan senyum kecil di aula kantor Bupati Busel ketika dikonfirmasi terkait hal itu Senin (14/5) lalu.

Kata dia, proses pelantikan tinggal menunggu SK dari Kemendagri. Jika sudah semua dirampungkan maka proses pelantikan segera digelar.

Pihaknya sementara menunggu proses dinamika tersebut bergulir sesuai ketentuan berlaku. “Semua masih dalam proses pengusulan oleh Pemprov Sultra,” katanya.

Lebih jauh Arusani enggan berspekulasi soal wakil bupati pasangannya nanti dalam melanjutkan kepemimpinan Bupati-Wakil Bupati periode 2017-2022.

“Belum sampai soal itu, karena tahapan prosesnya masih panjang, kita fokus kerja dulu,” katanya.

Ia mengaku tak menampik adanya wakil bupati ke depan. Namun semua tergantung partai pengusung. Hanya saja proses itu masih cukup panjang. Karena masih tahapan pengusulan pelantikan dirinya sebagai bupati menggantikan koleganya Agus Feisal Hidayat yang menjadi narapidana kasus suap beberapa waktu lalu.

“Kita sementara menunggu, soal waktu masih lama prosesnya. Silahkan saja berproses,” katanya.

Arusani mengaku empat partai pengusung pada Pilkada 2017 lalu yakni PDIP, Golkar, Demokrat dan PKS. Empat partai itu yang memiliki hak mengajukan pasangan calon untuk wakil bupati ke depannya.

Namun dari informasi yang berkembang ada sejumlah nama yang mencuat sebagai calon Wabup Busel diantaranya Aris Marwan Saputra (Adik Kandung Agus Feisal Hidayat), Salmatia Sjafei (Ibu Agus Feisal Hidayat), La Muhadi (PKS), Pomili Womal (Demokrat), La Hijira (Golkar), Hasan Alif (PDIP) La Ode Masrizal Masud, La Ode Alirman ketua tim pemenangan Agus-Arusani, Aliadi Wakil Ketua DPRD Busel.

“Tinggal empat partai pengusung itu siapa yang mereka dorong, itu semua hak preoregatif partai pengusung,” katanya.

Menyikapi dinamika politik yang mulai hangat di media sosial dan nyata jelang Pilkada 2024. Arusani mengaku masih fokus untuk bekerja dan berbuat untuk kemajuan pembangunan Kabupaten Busel. Ia mengaku biarkan saja hal itu berproses secara alami nantinya. Namun yang pasti dirinya masih fokus bekerja mewujudkan program sesuai visi dan misi janji-janji Busel Beradat Agus Feisal Hidayat dan H La Ode Arusani.

“Saya mau tunjukan kinerja saya dulu. Kalau bagus kinerja saya untuk Busel ke depan ini. Saya bertarung. Tapi kalau tidak nanti masyarakat yang menilai semua,” katanya.

Lanjut Arusani, dirinya enggan berspekulasi lebih jauh soal persiapan pertarungan 2024 mendatang. Karena politik itu dinamis semua bisa terjadi apapun belum ada yang pasti. “Saya belum fokus memikirkan ke sana (Pilkada) saya mau fokus pikirkan dulu bagaimana Busel ini bisa maju dan dibangun dengan baik,” tutupnya.(aga)

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker