BuselRagam

Nongkrong Ala Pemkab Busel, Pedagang Kecil Riang

Pemandangan yang tak biasa di Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan (Busel), Sulawesi Tenggara. Bupati Arusani dan seluruh jajaran Pemkab Busel nongkrong di pelataran Boti pantai Batauga, Selasa (21/01/2020).

Laporan: Kasim Publiksatu.com

Sore ini nampak semuanya dalam suasana riang. Pantai Batauga mendadak ramai dengan hadirnya orang nomor satu Busel duduk santai menyeruput kopi hangat.

Bupati nampak begitu menikmati. Kopi itu diteguknya perlahan bersama camilan di atas meja.

Iringan musik menyambut matahari terbenam hanyut dalam suasana. Dengan iringan musik, beberapa pejabat melantunkan lagu tembang kesukaannya.

Sesaat semua beban serasa diterbangkan angin sepoi-sepoi. Boti pun jadi sasaran dijadikan tempat mengabadikan momen.

Suasana ini mulai berlangsung saat pemberian bantuan hibah daerah dan launching gerobak jualan. Pedagang pun riang.

Suasana sore pun nampak begitu bersahabat. Desiran ombak tak bergemuruh seperti biasa, juga langit tak ingin mengusik keceriaan perahu Boti. Ia tenang menikmati pemandangan yang menghiasi pelatarannya. Sayangnya dia tak mampu mengekspresikan bahagia itu. “Hehehe pikiran konyolku,”.

Menariknya, saat Arusani menuju pantai Batauga. Dari kantornya ia mengendarai sepeda. Seketika senyum itu terukir menyapa warga sekitar.

Bupati Arusani saat mengendarai sepeda dari kantornya menuju pantai Batauga. (Foto:IST)

Di Pantai Batauga seluruh jajaran Pemkab Busel bercengkrama dengan pedagang. Semuanya menyatu.

Anak-anak berlarian. Beberapa dari mereka mandi di laut, terjun bebas dari bibir pantai Batauga.

Seakan senja tak ingin cepat-cepat menenggelamkan sinarnya di ufuk barat.

Diketahui, bantuan yang diserahkan itu berupa gerobak jualan sebanyak 35 unit dan alat pertukangan dan perbengkelan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Buton Selatan, H La Ode Arusani.

Bupati Arusani berharap dengan bantuan tersebut dapat mendorong perekonomian usaha mikro kecil menengah Buton Selatan secara berkelanjutan. Ia berharap para pedagang berjualan dengan gerobaknya bukan hanya fokus pada satu titik saja.

“Para pedagang yang mendapat bantuan semoga dipergunakan dengan baik,” sambut Arusani.

Pemkab menargetkan akan melakukan hal serupa di tempat-tempat keramaian dan spot wisata yang ada di daerah yang dikenal beradat dan berbudaya itu.

Salah satu pedagang yang mendapat bantuan gerobak jualan, Endang merasa senang berterima kasih atas pemberian tersebut. Ia berharap ke depan jajanannya bisa laku terjual.

“Senang lah. Menjual sementara di sini. Ada Gorengan, kopi, kacang hijau, jagung dan camilan lainnya,” ungkap Endang.

Lebih lanjut ia berharap kepada pemerintah agar menambahkan lampu pada gerobak. Dengan itu para pedagang bisa menjual sampai malam.

Harapannya semoga kegiatan ini rutin dilakukan. Setidaknya seminggu sekali setelah jam pulang seluruh jajaran Pemkab Busel nongkrong di tempat keramaian dan spot wisata yang ada.

Bukan sekedar hura-hura tetapi lebih kepada meningkatkan silaturahmi dan merangsang perputaran ekonomi, khususnya bagi kalangan menengah ke bawah. ***

Topik

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblok Terdeteksi

Please consider supporting us by disabling your ad blocker